Opini

OPINI Renie Aryandani: Kenapa Pemerintah RI Banyak Bercanda Merespon Wabah Virus Corona?

OPINI Renie Aryandani: Kenapa Pemerintah RI Banyak Bercanda Merespon Wabah Virus Corona?

OPINI Renie Aryandani: Kenapa Pemerintah RI Banyak Bercanda Merespon Wabah Virus Corona?
dok pribadi
Renie Aryandani Mahasiswa STH Indonesia Jentera 

TRIBUN-TIMUR.COM, OPINI - Pertama kali mendengar tentang virus corona (covid-19), saya menganggap bahwa itu hal yang luar biasa.

Saya merasa mendengar kabar tak beda jauh dengan cerita film-film tentang virus yang mengancam kehidupan manusia.

Ilustrasi Corona
Ilustrasi Corona (Tribunnews)

Beredar rumor bahwa virus yang menyebabkan penyakit pada saluran pernapasan ini pertama kali muncul di pasar hewan dan makanan laut di Kota Wuhan, Tiongkok.

Setelah melihat beberapa korban di Wuhan akibat dampak virus corona, saya masih berpikir bahwa situasinya akan pulih kembali setelah wilayah itu dilockdown beberapa lama.

Kemudian pada 30 Januari 2020, dikabarkan virus corona telah menyebar ke 18 negara dan WHO menyatakan darurat global terhadap wabah virus Corona.

Akan tetapi, pemerintah Indonesia belum merespon serius hal itu.

Meskipun sebelumnya punya waktu untuk mengantisipasi covid-19, pemerintah lebih memilih menyibukkan diri dengan omnibuslaw dan kegiatan perekonomian lainnya.

Pada situasi corona yang semakin ganas, Terawan Agus Putranto justru berkata “enjoy aja”.

Menteri Kesehatan itu mengatakan bahwa corona tidak menyerang Indonesia karena doa.

Kemudian saya berpikir, apakah Indonesia sudah diduduki virus karena sudah tidak ada doa?

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved