Pemeriksaan Corona

Di Kabupaten Wajo, Rumah Sakit Belum Sediakan Layanan Pemeriksaan Corona

Masyarakat yang hendak memeriksakan dirinya apakah terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Wajo mesti bersabar.

Di Kabupaten Wajo, Rumah Sakit Belum Sediakan Layanan Pemeriksaan Corona
hardiansyah/tribunwajo.com
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng Sengkang. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Masyarakat yang hendak memeriksakan dirinya apakah terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) mesti bersabar.

Sebab, rumah sakit pemerintah belum menyediakan alat untuk pemeriksaan.

"Kalau di rumah sakit, kami belum ada untuk pemeriksaan khusus terkait virus corona. Pemeriksaan untuk itu dilakukan oleh lab yang ditunjuk oleh kementarian kesehatan," kata Juru Bicara Tim Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Wajo, Supardi, Selasa (24/3/2020).

Meski demikian, saat ini pihak rumah sakit masih terus melakukan koordinasi untuk persiapan penanganan Covid-19 di kabupaten Wajo.

Ruang isolasi yang disiapkan tetap sesuai standar kamar yang ada di RSUD yang ada di Kabupaten Wajo.

Untuk RSUD Lamaddukelleng Sengkang menyiapkan ruang VVIP termasuk persiapan ruangan kelas 2 dan 3 yang baru bangun dengan kapasitas 36 tempat tidur.

Sementara di RSUD Siwa untuk ruangan isolasi disiapkan 6 tempat tidur.

Juga, ada persiapan jika sewaktu-waktu ruangan tidak mencukupi maka Pemerintah Kabupaten Wajo menyiapkan sejumlah opsi gedung untuk ditempati.

"Sambil melakukan persiapan penggunaan gedung lainnya jika terjadi kemungkinan yang luar biasa untuk isolasi seperti persiapan Gedung Darmawanita dan beberapa gedung lainnya yang masih dipantau," kata kabid Humas Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Wajo itu.

Untuk APD, Pemkab Wajo telah memesan tambahan sebagai bagian dari antisipasi, termasuk melakukan persiapan pembuatan manual APD sendiri.

"Hari Jumat kemarin sudah direalisasikan  belanja tak terduga senilai 1 milyar dan sementara diupayakan menggeser anggaran sumber dana DAU, DBH, CHT, DID, DAK fisik dan non fisik bidang kesehatan, hal ini sedang proses," katanya.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved