Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cellica Nurrachadiana

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Positif Terinfeksi Virus Corona/Covid-19

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Positif Terinfeksi Virus Corona/Covid-19, disampaikan melalui video di Instagramnya

Tayang:
Editor: Hasrul
Sc IG @Cellica Nurrachadiana
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Positif Terinfeksi Virus Corona/Covid-19 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Positif Terinfeksi Virus Corona/Covid-19

Bupati Karawang, dr Cellica Nurrachadiana mengumumkan dirinya positif terinfeski Virus Corona atau Covid-19.

Hal itu disampaikan langsung oleh Cellica Nurrachadiana dalam video yang ia unggah di akun insta storynya, @cellicanurrachdiana, Selasa (24/3/2020).

Dalam video tersebut, Cellica Nurrachadiana tampil mengenakan masker.

Ternyata ini Perbedaan Batuk Flu Biasa dengan Batuk karena Virus Corona, Pahami Gejala Covid-19!

Nekat Bikin Konten Walau Diusir Warga, Ternyata Segini Penghasilan Ria Ricis dari Youtube, FANTASTIS

Ia mengatakan sekitar satu jam lalu baru menerima hasil pemeriksaan swab test yang dilakukan oleh 14 orang secara mandiri pada Senin (23/3/2020) kemarin.

Dari hasil pemeriksaan itu, lima orang dinyatakan positif Covid-19 termasuk dirinya.

Hal ini membuat ia dan empat orang lainnya yang positif Covid-19 tersebut harus menjalani isolasi di rumah sakit.

Cellica mengatakan telah menyampaikan kabar tersebut kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Nekat Bikin Konten Walau Diusir Warga, Ternyata Segini Penghasilan Ria Ricis dari Youtube, FANTASTIS

Suami Olla Ramlan Diperingati Aktor Detri Warmanto Setelah Positif Covid-19,Berani Gini Diluar Rumah

"Assalamualaikum, saya teh Celli Bupati Karawang. Baru saja saya sekitar satu jam lalu mendapatkan hasil pemeriksaan swab test yang dilakukan 14 orang kemarin secara mandiri dan hasilnya 5 orang dinyatakan positif dan hal ini sudah saya sampaikan kepada bapak Gubernur dan juga pihak terkait sehingga pada hari ini saya dan empat orang lainnya harus menjalani isolasi di rumah sakit," kata Cellica.

Lebih jauh, Cellica meminta kepada masyarakat untuk berdiam di rumah dan tidak menerima tamu.

Hal ini karena dirinya yang tidak menunjukkan gejala pun akhirnya dinyatakan positif.

Dipostingan selanjutnya, Bupati Karawang meminta doa kapada masyarakat untuk menjalani isolasi di rumah sakit.

"Saya mohon doanya kepada seluruh Masyarakat Karawang. Saat ini sy akan menjalankan isolasi secara mandiri di salah satu rumah sakit di Karawang.

Sy mohon sekali, ini serius dan sy hanya minta untuk tetap tinggal dirumah sementara waktu ini.

Jujur sy tidak mengalami gejala apapun, sedikitpun, tapi virus itu ttp masuk. Jadi sy mohon untuk jalankan social distancing..

Sehat selalu untuk semua," tulisnya. 

KABAR GEMBIRA Jokowi Putuskan Cicilan Motor Ditangguhkan 1 Tahun, Tapi Asosiasi Ojol Minta Ini

(Tribunnews.com/Daryono)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Bupati Karawang Positif Terinfeksi Corona

Gejala Awal Mirip Flu Biasa, ini Ciri-ciri Orang Terjangkit Virus Corona
Gejala Awal Mirip Flu Biasa, ini Ciri-ciri Orang Terjangkit Virus Corona (twitter)

TRIBUN-TIMUR.COM - Jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 terus bertambah.

Hal ini diungkapkan Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Selasa (24/3/2020).

Khusus Sulawesi Selatan, pasien positif bertambah menjadi 4 kasus.

Di mana satu pasien meninggal dunia, tiga lainnya sedang perawatan.

Padahal sehari sebelumnya baru dua kasus di Sulsel.

Yuri merupakan Juru bicara resmi pemerintah untuk penanganan virus corona.

 Sebut Syarat Pengobatan Dukun Minta Pasien Layani Nafsu Bejatnya, Ibu & Anak jadi Korban, Kronologi

 Delapan Cara Efektif Supaya Tidak Bosan & Fokus Kerja di Rumah, Nomor 2 Sampai 8 Jarang Dilakukan?

Hingga Selasa siang pukul 12.00 WIB, Yurianto menyebutkan bahwa saat ini jumlah pasien meninggal mencapai 55 orang.

Sudah 24 provinsi di Indonesia punya pasien positif Corona.

Semoga menjadi bahan peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada.

"Kemudian ada penambahan kasus meninggal sebanyak 7 orang, sehingga total kasus meninggal adalah 55 orang," ujar Yurianto.

Sebelumnya, hingga Senin (23/3/2020) pukul 12.00 WIB, pemerintah menyebutkan bahwa jumlah pasien meninggal dunia mencapai 49 orang.

Angka ini berbeda dengan data yang disajikan Selasa sore ini, yang menyebutkan jumlah pasien meninggal hingga kemarin mencapai 48 orang.

 Sebut Syarat Pengobatan Dukun Minta Pasien Layani Nafsu Bejatnya, Ibu & Anak jadi Korban, Kronologi

 Delapan Cara Efektif Supaya Tidak Bosan & Fokus Kerja di Rumah, Nomor 2 Sampai 8 Jarang Dilakukan?

Pemerintah juga menyatakan bahwa hingga saat ini total ada 686 kasus Covid-19 di Indonesia.

Ada penambahan 107 pasien baru yang dinyatakan positif corona dalam 24 jam terakhir.

Gejala Virus Corona

Lantaran corona sudah menjadi wabah, penting bagi kita untuk mengetahui apa saja gejala awal infeksi Virus Corona dari hari ke hari.

Tak lain agar kita bisa mendapat penanganan yang benar dan tak menulari orang lain jika benar-benar positif Virus Corona.

Berikut gejala awal infeksi Virus Corona dari hari ke hari, sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari dailymail.co.uk, Rabu (18/3/2020):

Hari 1:

Pasien akan mengalami demam, kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering.

Sebagian kecil dari mereka mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya.

Hari 5:

Pasien mengalami kesulitan bernapas atau yang dikenal sebagai dispnea.

Terlebih bagi pasien yang berusia lanjut atau telah memiliki riwayat penyakit lain sebelumnya.

Hari 7:

Pada hari ke-tujuh, pasien menunjukkan tanda-tanda kesulitan bernapas.

Ini adalah waktu rata-rata pasien dirawat di rumah sakit.

Pasien yang memiliki tanda peringatan darurat untuk COVID-19 seperti nyeri yang terus-menerus, napas pendek dan bibir atau wajah kebiruan, harus mendapatkan perawatan medis.

 VIRAL di Media Sosial, RSUP Wahidin Makassar Minta Rp 500 Ribu ke Pasien Pemeriksaan Corona

Dalam studi lain, pada hari ke-7, gejala yang dialami sebagian besar pasien - sekitar 85 persen - mulai berkurang.

Mereka bisa saja keluar dari isolasi.

Bila Anda tinggal bersama orang lain atau satu dari mereka memiliki gejala Virus Corona, maka semua anggota rumah harus tinggal di rumah.

Mereka tidak boleh meninggalkan rumah selama 14 hari.

Periode 14 hari dimulai dari hari saat orang pertama dirawat di rumah sakit.

Hari 8:

Pasien dengan kasus yang parah akan mengalami sindrom gangguan pernapasan akut.

Paru-paru tidak dapat memberikan oksigen yang cukup bagi organ vital di tubuh.

Demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok.

Hari 10:

Pasien dengan masalah pernapasan yang memburuk akan dimasukkan ke unit perawatan intensif alias ICU pada hari ke-10.

Dalam studi kedua di Wuhan, China diketahui, masa perawatan di rumah sakit selama 10 hari.

Hari 12:

Demam cenderung berakhir pada hari ke-10, demikian menurut studi di Wuhan

Durasi rata-rata demam yang merupakan tanda awal COVID-19 sekitar 12 hari.

Namun, kondisi batuk yang terkait dengan penyakit ini bertahan lebih lama.

Pada pasien Virus Corona yang berhasil sembuh, kesulitan bernapas akan akan berhenti setelah 13 hari.

(Tribunnews.com/Yulis/Wahyu GP/ Sri Juliati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved