Skandal Bau Ikan Asin

Galih Ginanjar Dituntut 3,5 Tahun Penjara Kasus Ikan Asin, Kok Pablo dan Rey Utami Lebih Ringan?

Beberapa bulan berlalu, berikut Kabar Terbaru dari Skandal bau ikan asin.

Kompas.com
Galih Ginanjar Dituntut 3,5 Tahun Penjara Kasus Ikan Asin, Kok Pablo dan Rey Lebih Ringan? 

TRIBUN-TIMUR.COM - Beberapa bulan berlalu, berikut Kabar Terbaru dari Skandal bau ikan asin.

Kasus bergulir melibatkan perseteruan antara Fairuz A Rafiq dengan mantan Suami Galih Ginanjar.

Melibatkan Rey Utami dan Pablo Benua.

Kini Jaksa Penuntut Umum ( JPU) telah membacakan tuntutan terhadap terdakwa Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar atas kasus dugaan pencemaran nama baik berkait Video kasus ikan asin.

Ketiganya dijatuhkan tuntutan yang berbeda-beda.

Untuk Pablo, jaksa menuntut selama 2,5 tahun penjara dengan dikurangi masa penahanan.

Sedangkan untuk Rey, jaksa menuntutnya 2 tahun penjara dengan dikurangi masa penahanan.

"Terdakwa tiga Galih Ginanjar selama tiga tahun enam bulan," kata jaksa Donny saat bacakan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ampera Raya, Senin (23/3/2020).

Sedangkan ketiganya dikenai denda yang sama, yakni Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan penjara.

Sebelumnya, ketiga terdakwa dikenai tiga dakwaan pasal alternatif Tentang Asusila, Penghinaan, dan Pencemaran Nama Baik yang semuanya masuk dalam UU ITE.

Dakwaan pertama masuk dalam perbuatan asusila lewat media elektronik yang terancam dalam Pasal 51 ayat (2) jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat (3). Subsider Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU ITE.

Lalu, dakwaan kedua masuk dalam Pasal Penghinaan melalui Media Elektronik, yakni Pasal 51 ayat 2 jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat 3. Subsider Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3.

Terakhir, dakwaan ketiga tentang Pencemaran Nama Baik melalui Media Elektronik Pasal 310 ayat 2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (KOMPAS.COM)

Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved