Tahapan Pilkada Ditunda

4 Tahapan Pilkada Serentak Ditunda, Sekretaris Nasdem Sulsel: Itu Bijak

KPU RI resmi menunda empat tahapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada Serentak) 2020.

Istimewa
Sekretaris DPW Nasdem Sulsel,Syaharuddin Alrif 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) resmi menunda empat tahapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada Serentak) 2020.
Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif menilai, langkah KPU tersebut bijak.
"Langkah itu lebih baik dan lebih bijak, tidak lain untuk menghindari kegiatan berkumpul," ujar Syahar sapaannya via telepon, Minggu (22/3/2020).
Menurutnya, peningkatan pasien positif Covid-19 tiap harinya di Indonesia, membuat Pemerintah mengupayakan banyak hal.
"Namun tujuan utama kita agar memotong penyebaran virus ini, tidak akan berhasil bila pemerintah bekerja sendiri. Masyarakat Indonesia harus patuh pada protokol pemerintah," ujarnya.
Bila protokol pemerintah dilakukan serempak, maka tahapan yang tertunda bisa dilangsungkan.
"Saya tidak berfikir Pilkada Serentak September nanti ditunda. Renran waktunya masih lama. Menandakan pemerintah tidak bisa mengatasi hal ini. Saya yakin pemerintah bisa memotong dan menyelesaikan penyebaran virus ini," ujarnya.
Seperti diketahui, Keempat tahapan Pilkada Serentak yang ditunda yakni, pelantikan dan masa kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi syarat dukungan calon perseorangan.
Lalu pembentukan petugas pemutakhiran daftar pemilih (PPDP) dan pelaksanaan coklit, serta pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.
Ini sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2020 yang diteken Ketua KPU RI, Arief Budiman di Jakarta, Sabtu (21/3/2020) lalu.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved