Potret Social Distancing di Mamasa

Potret Social Distancing di Mamasa Lawan Covid-19, Warga Beribadah di Rumah Masing-masing

Bahkan sebagai upaya social distancing atau jarak sosial, di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, diterapkan ibadah hari minggu bagi umat kristiani di ru

Potret Social Distancing di Mamasa Lawan Covid-19, Warga Beribadah di Rumah Masing-masing
Semuel Mesakaraeng/Tribun Mamasa
Warga jemaat beribadah di rumah masing-masing di Mamasa 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Wabah corona virus disesase (Covid-19) mengakibatkan hampir semua aktivitas perkantoran dan sekolah dilakukan di rumah masing-masing di Kabupaten Mamasa.

Bahkan sebagai upaya social distancing atau jarak sosial, di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, diterapkan ibadah hari Minggu bagi umat Kristiani di rumah masing-masing.

Upaya itu menyusul edaran Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) yang kemudian ditindaklanjuti Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Toraja Mamasa (BPMS-GTM).

Selain edaran itu, juga menindaklanjuti imbauan pemerintah secara khusus pemerintah Kabupaten Mamasa.

Langkah ini dianggap sangat efektif mencegah penyebaran Covid-19.

Akibatanya, kebanyakan warga jemaaat melakukan ibadah hari minggu di rumah masing-masing.

Salah satu potret social distancing yang dilakukan warga Jemaat Bukit Zaitun Limbong Lopi, Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Minggu (22/3/2020) pagi tadi.

Upaya memerangi penyebaran Covid-19, warga melakukan ibadah di rumah dalam suasana tenang dengan peserta terbatas.

Salah seorang majelis pelayan firman Yohana mengatakan, tindakan yang dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 sesuai anjuran BPMS-GTM dan pemerintah.

Yohana memberi pemahaman bahwa ukuran orang beriman bukan hanya ketika melakukan ibadah di gereja

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved