Pesta Pernikahan

Pesta Pernikahan Dibubarkan Paksa Polisi, Bupati Banyumas: Sebagai Efek Jera Kepada Masyarakat

Pesta Pernikahan Dibubarkan Paksa Polisi, Bupati Banyumas: Sebagai Efek Jera Kepada Masyarakat

(Shutterstock)
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pesta Pernikahan Dibubarkan Paksa Polisi, Bupati Banyumas: Sebagai Efek Jera Kepada Masyarakat

Aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dengan membubarkan pesta Pernikahan di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).

Video pesta Pernikahan yang di bubarkan polisi tersebut viral di sosial media setelah diunggah Tribunnews.com, Minggu (22/3/2020).

Dalam video itu, semua tamu disemprot disinfektan, demikian pula 4 bus yang mereka tumpangi.

Para tamu Pernikahan itu juga harus menjalani cek suhu tubuh.

Link Nonton Online-Nonton di HP, Download Boruto 149 Sub Indonesia Terbaru, Boruto Jadi Teman Tentou

Pasien Ini Sempat Membaik Turun Status Jadi ODP, Kok Warga Maluku Ini Malah Positif Corona Covid-19?

Dilansir oleh Kompas.com, pesta yang berlangsung di Gang IV Overste Isdiman Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tersebut dibubarkan oleh polisi pada Minggu (22/3/2920).

Pembubaran pesta pernikahan tersebut tak lain adalah untuk mengantisipasi adanya penyebaran Virus Corona ( Covid-19 ) akibat kerumunan massa.

Hal tersebut karena hajatan tersebut tak hanya dihadiri oleh warga lokal melainkan juga ratusan orang dari Wonogiri.

Para tamu undangan yang datang dari Wonogiri tersebut bahkan datang dengan menggunakan empat bus.

Polisi menyebut tamu yang hadir di acara tersebut berjumlah sekitar 200 orang.

Halaman
1234
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved