Lapas Kelas IIA Parepare

Masker di Pasaran Langka, Warga Binaan Lapas Parepare Buat Puluhan Masker dari Kain Bekas

Ada beberapa warga binaan yang memiliki keterampilan menjahit, sehingga memilih untuk membuat masker sendiri.

Masker di Pasaran Langka, Warga Binaan Lapas Parepare Buat Puluhan Masker dari Kain Bekas
Darullah/Tribun Parepare
Kalapas Kelas II A Parepare memperlihatkan masker buatan warga binaannya, Minggu (22/3/2020). 

TRIBUN-PAREPARE.COM, PAREPARE - Mengatasi kelangkaan masker di pasaran, ibu-ibu warga binaan Lapas Kelas II A Parepare membuat masker sendiri.

Ada beberapa warga binaan yang memiliki keterampilan menjahit, sehingga memilih untuk membuat masker sendiri.

Masker tersebut mereka buat dari bahan potongan kain bekas penjahit baju ataupun celana.

Per harinya mereka mampu membuat 25-30 masker.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Lapas Kelas II A Parepare, Indra Setiabudi Mokoawago kepada TribunParepare.com, saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu (22/3/2020).

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa masker yang sudah dibuat tersebut bisa digunakan sendiri, ataupun untuk pengunjung warga binaan yang tidak menggunakan masker.

"Setidaknya bisalah menutupi mulut dan hidung kita dengan adanya masker tersebut," katanya.

Saat ini, menemukan masker sekarang sangat susah.

Mesin jahit disediakan untuk warga binaan yang memiliki kemampuan menjahit ataupun yang baru belajar menjahit.

Kalapas Kelas II A Parepare memperlihatkan masker buatan warga binaannya, Minggu (22/3/2020).
Kalapas Kelas II A Parepare memperlihatkan masker buatan warga binaannya, Minggu (22/3/2020). (Darullah/Tribun Parepare)

Lapas Kelas II A Parepare berlokasikan di Jl Lingkar Tassiso Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Halaman
12
Penulis: Darullah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved