Maklumat Kapolri Larangan Berkumpul

Kapolri Keluarkan Maklumat Cegah Corona, Kapolda Sulbar: Segera Sosialisasi ke Masyarakat

Maklumat Kapolri! Warga Dilarang Berkumpul dan Ada Akibatnya Jika Melanggar. Warga yang kedapatan melanggar maklumat ini akan menghadapi resiko.

Kapolri Keluarkan Maklumat Cegah Corona, Kapolda Sulbar: Segera Sosialisasi ke Masyarakat
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Eko Budi Sampurno 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Maklumat Kapolri! Warga Dilarang Berkumpul dan Ada Akibatnya Jika Melanggar

Warga yang kedapatan melanggar maklumat ini akan menghadapi resiko.

Menyikapi Maklumat Kapolri Warga Dilarang Kumpul ini, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Eko Budi Sampurno mengatakan pihak sudah menindak lanjuti dengan meneruskan keseluruh jajaran untuk segera disosialisasikan.

"Kami sudah lanjutkan ke seluruh jajaran untuk segera mensosialiasikan ke masyarakat demi mencegah penyebaran Covid-19,"kata Eko Budi via whatsapp kepada Tribun-Timur.com, Minggu (22/3/2020).

Untuk diketahui, melihat semakin cepatnya penyebaran virus corona baru alias Covid-19 yang ditunjukan meningkatnya orang dinyatakan positif Covid-19, Kapolri Jenderal Idham Azis mengelurakan maklumat yang diterbitkan pada Kamis (19/3).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, maklumat itu dikeluarkan agar penyebaran virus tidak semakin meluas dan berkembang menjadi ganguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Maklumat ini juga bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19),” kata Argo dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/3/2020) dilansir tribunnews.com.

Argo menjelaskan, dalam maklumatnya, Kapolri meminta agar seluruh masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Seperti, dalam bentuk seminar, lokakarya, konser musik, festival, bazzar, pasar malam, pameran, unjuk rasa, kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, pawai, karnaval hingga resepsi keluarga,” urai Argo.

Apabila ada keperluan mendesak dan tidak dapat dihindari yang melibatkan banyak massa, agar dilaksanakan sesuai dengan protokol pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved