Dampak Virus Corona di Sulbar

Antisipasi Corona, Dinas Kesehatan Sulbar Pesan 150 Unit APD untuk Tenaga Medis

Dinas Kesehatan segera lengkapi alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis yang ditunjuk menangani pasien virus corona atau Covid-19.

Antisipasi Corona, Dinas Kesehatan Sulbar Pesan 150 Unit APD untuk Tenaga Medis
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) (masker putih) bersama gugus tugas pencegahan corona diantaraanya, Kepala BPBD, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial dan Direktur RSUD Sulbar diwawancarai media saat pantau gedung RSUD lama yang disediakan untuk pasien corona.(nurhadi/tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Dinas Kesehatan segera lengkapi alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis yang ditunjuk menangani pasien virus corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Alif mengatakan pihaknya sudah memesan sebanyak 150 unit APD, saat ini sementara dalam proses pengiriman.

"Kemungkinan dalam waktu tiga hari ini sudah datang. Ada 150 unit kami pesan untuk sementara, tapi insyaallah kita tambah apabila kekurangan,"kata mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Pasangkayu itu.

Dia mengatakan paling cepat paket pesanan APD untuk para tenag medis di RSUD Sulbar yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan pasien corona akan tiba hari Senin mendatang.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Indawati Nursyamsi mengatakan, selain Dinas Kesehatan pihaknya juga sementara memesan sendiri APD.

"Kita (RSUD) juga melakukan pemesanan sendiri. Sementara proses semoga dalam waktu dekat sudah tiba karena memang rumah sakit kita ini masih kekurangan APD, sementara tenag medis kita harus lindungi,"ujarnya.

dr Indah mengatakan sejauh ini belum ada pasien suspect corona di Sulbar. Namun yang banyak adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Kita sudah siapkan gedung rumah sakit lama sebagai tempat karantina jika ada pasien PDP. Nanti dinyatakan positif baru dipindahkan ke ruangan isolasi di RSUD,"ucapnya.

dr Dewi Kartikanengsih SpP sebagai dokter yang dipercayakan untuk menangani pasien corona di RSUD Sulbar mengatakan saat ini untuk APD sementara di lengkapi oleh manajemen rumah sakit.

"Intinya saya sampaikan masyarakat tetap waspada. Jangan panik, jangan menyebar berita yang tidak perlu untuk disebarkan, mengisolasi diri di rumah itu akan membantu kami dalam penanganan pencegahan Covid-19,"ujarnya.

Dia berharap APD secepatnya tersedia. Meski sejauh ini belum ada pasien suspect namun sebagai antisipasi APD harus segera dilengkapi. (tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved