Dampak Virus Corona di Mamasa

Curhat Perawat Mamasa di Tengah Merebaknya Covid-19

Merebaknya Covid-19 di beberapa daerah menyebabkan semua kegiatan yang bersifat umum ditidakan sementara. Namum tidak bagi tenaga kesehatan

Curhat Perawat Mamasa di Tengah Merebaknya Covid-19
facebook
Screnshot curahan hati seorang perawat di Mamasa 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Merebaknya Covid-19 dibeberapa daerah di Indonesia menyebabkan semua kegiatan yang bersifat umum ditidakan sementara.

Termasuk aktivitas perkantoran, perkuliahan dan proses belajar dan mengajar di sekolah yang dilakukan di rumah atau dengan kata lain di rumahkan.

Meski aktivitas perkantoran dilakukan di rumah, namum tidak bagi tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan dituntut untuk terus aktif sebisa mungkin 24 jam, sementara imbalan yang didapatakan kadang tak sesuai yang diharapkan.

Hal itupun menjadi curahan hati salah seorang perawat kontrak daerah di Kabuapaten Mamasa, Sulawesi Barat lewat akun facbooknya miliknya bernama Egha Alsapan.

Berikut isi curahan hati (Curhat) Egha Alsapan lewat akun facebook miliknya;

"PNS boleh kerja dirumah, dosen ngajar dari rumah, mahasiswa kuliah jarak jauh di rumah, pelajar diliburkan dan belajar dirumah. Semua dirumahkan, semua telah di lockdown.

Sementara itu, dokter serta perawat tak pernah mengerti, kapan bisa nengok rumah.

Sementara kelelahannya sudah sedemikian lama tak menghadirkan imbalan yang layak karena BPJS belum usai mencukupkan pembayarannya.

Tak ada lockdown di dunia kami. Persis seperti pemusik yang tetap memainkan alat musiknya saat titanic pelan pelan ditelan air laut.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved