Tribun Sulbar

Tender Pekerjaan di Sulbar Diambil Alih Pusat, Pemprov Salahkan Vendor dan Pemilik Proyek

Pihak PUPR mengambil alih proses pengadaan barang dan jasa yang ada di Sulbar. Dialihkan ke BP2JK DKI Jakarta.

Tender Pekerjaan di Sulbar Diambil Alih Pusat, Pemprov Salahkan Vendor dan Pemilik Proyek
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Sekprov Sulbar Muhammad Idris. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengambil alih proses pengadaan barang dan jasa yang ada di Sulbar. Dialihkan ke BP2JK DKI Jakarta.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan, mau tidak mau kebijakan itu harus diterima, terutama bagi Pemilik Proyek dan Vendor yang merupakan muara atas adanya kebijakan itu.

"Memang ada kelalaian di sini, dan itu tidak pernah berkoordinasi dengan Pemda,"ungkap Idris kemarin, Rabu (18/3/2020).

Akibatnya, kata Idris beberapa proyek telah gagal tender di tahun berjalan. Ini melibatkan dua pihak, yakni Pemilik proyek dan Vendor.

Menurutnya kedua pihak inilah yang kurang serius dan peduli terhadap prosedur administrasi.

"Yang namanya gagal tender itu kan karena mengelola administrasi dengan tidak bagus. Ini muatan pada dua itu, yang punya proyek dan vendor," terang mantan kepala LAN Makassar itu.

Dia mengatku Pemprov tak menemukan jalan agar mengembalikan proses tender ke BP2JK Sulbar.

Justru, Idris hanya bisa berkutip bahwa hal yang tidak diinginkan itu menjadi pelajaran dalam melakukan perencanaan pengadaan barang dan jasa, sehingga tidak terjadi kesalahan berulang, sampai gagal tender.

"Pada dasarnya kita kecewa dengan kebijakan itu, tapi ini pembelajaran. Bisa dibilang merugikan kontraktor lokal, akses nya mahal," tutur Idris.

Karenanya Idris menekankan agar masalah itu menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, utamanya pemilik proyek dan vendor.

Halaman
123
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved