Prostitusi Online

Polisi Ungkap Prostitusi Online, Mucikari Pasang Tarif Berbeda untuk Kategori Gold dan Platinum

Polisi Ungkap Prostitusi Online, Mucikari Pasang Tarif Berbeda untuk Kategori Gold dan Platinum

Tribunnews.com
Polisi Ungkap Prostitusi Online, Mucikari Pasang Tarif Berbeda untuk Kategori Gold dan Platinum 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Kasus prostitusi online terungkap lagi. Kali ini, pengungkapan dilakukan Polres Karawang.

Dua muncikari memasang tarif bervariatif kepada para pelanggan.

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, tersangka pasang tarif Rp 2.550.000 untuk kategori gold dan Rp 3.550.000 untuk platinum.

Tersangka ini menawarkan ke lelaki hidung belang melalui aplikasi Whatsapp (WA).

"Kemudian, para pelanggan langsung bisa memilih dari kontes atau showing para pekerja seks komersil (PSK) sesuai selera mereka," katanya di Mapolres Karawang, Rabu (18/3/2020).

Unhas Punya Lab Uji Corona, NA Perintahkan Dinkes Minta Legitimasi Menkes

Dua Klub London Tertarik Datangkan Dejan Lovren dari Liverpool

 Adapun identitas kedua pelaku, di antaranya NU (29), seorang koordinator pemandu lagu (PL) karaoke dan AR (27) kasir karaoke di salah satu hotel di Karawang.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, mereka sudah bekerja di tempat tersebut sudah dua bulan.

Bimantoro mengatakan bahwa penelusuran kasus ini berawal dari hasil laporan warga yang kemudian diungkap oleh Unit PPA Polres Karawang.

 

"Kami kenakan pasal 296 KUHP dan 506 KUHP tentang muncikari dan mempermudah tindakan pencabulan dengan ancaman penjara 1 tahun 4 bulan. Keduanya kami tahan di rutan Polres Karawang," ujarnya.

Sementara itu, Polres Asahan menangkap seorang pria bernama Rizky Ananda Hasibuan di salah satu hotel di Kota Kisaran Rabu (8/1/2020) lalu atas kasus prostitusi online via aplikasi Michat.

Rizky dalam kasus ini bertindak sebagai muncikari.

Halaman
12
Editor: Ansar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved