Takalar melawan virus corona

Meski Siswa Diliburkan, Guru di Takalar Diwajibkan Tetap ke Sekolah

Pemkab Takalar hanya membolehkan para siswa tidak datang ke sekolah. Sedang guru tetap datang ke sekolah.

Meski Siswa Diliburkan, Guru di Takalar Diwajibkan Tetap ke Sekolah
Ari / Tribun Timur
Bupati Takalar, Syamsari Kitta mengunjungi salah satu sekolah di Takalar dalam rangka memberi instruksi pengalihan proses pembelajaran di sekolah ke rumah masing-masing. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -- Meski aktivitas pembelajaran sekolah diliburkan di Kabupaten Takalar, para guru-guru tetap diwajibkan datang ke sekolah.

Pemkab Takalar hanya membolehkan para siswa tidak datang ke sekolah. Sedang guru tetap datang ke sekolah.

"Guru tetap masuk aktif seperti biasa ke sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Takalar Rusdi dalam rilis yang diterima Tribun, Senin (16/3/2020).

Rusdi mengatakan, setiap guru di Takalar tetap ke sekolah dan secara bergantian melakukan pengawasan terhadap siswa.

Menurutnya, hasil rapat korwil memutuskan bahwa ada guru yang keliling melakukan pengawasan.

Ada juga yang stand by disekolah. Hal itu dilakukan para guru secara bergiliran.

"Jadi sekolah tetap buka, tidak ada alasan sekolah tutup," paparnya.

Untuk diketahui jumlah sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan Takalar sebanyak 283 yang terdiri dari sekolah SD dan SMP.

Rusdi melanjutkan, selama dua pekan ke depan terhitung mulai 17-31 Maret 2020 seluruh siswa SD, SMP, dan SMA di Takalar, akan melakukan aktivitas belajar di rumah masing-masing.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap penyebaran virus Covid-19 yang saat ini mulai menjadi penyakit pandemik di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved