KPU Enrekang Launching Sadar Pemilu

KPU Enrekang Launching Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi

Kali ini, KPU Enrekang memilih Kelurahan Lewaja, Kecamatan Enrekang sebagai pilot project atau percontohan Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi di Kab

Haslipa
KPU Enrekang memilih Kelurahan Lewaja, Kecamatan Enrekang sebagai pilot project atau percontohan Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi di Kabupaten Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Meski di Kabupaten Enrekang tidak ada tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang tidak berpangku tangan.

Mereka terus berupaya melakukan terobosan untuk menghidupkan demokrasi, salah satunya dengan menggagas lahirnya Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi.

Kali ini, KPU Enrekang memilih Kelurahan Lewaja, Kecamatan Enrekang sebagai pilot project atau percontohan Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi di Kabupaten Enrekang.

Dipilihnya Kelurahan Lewaja lantaran merupakan kelurahan pertama di Kabupaten Enrekang yang berani menyelenggarakan Pemilihan Kepala Lingkungan (Pilkaling) secara langsung dan demokratis.

“ Kelurahan Lewaja adalah kelurahan pertama di Kabupaten Enrekang yang menyelenggarakan Pilkaling secara langsung dan demokratis. Ini tentu hal positif,” kata Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Enrekang, Baharuddin, Minggu (15/3/2020).

Oleh karenanya, Kelurahan Lewaja dianggap layak menjadi percontohan sebagai Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi di Kabupaten Enrekang.

Menurutnya, hal itu satu indikator bahwa masyarakat di Kelurahan Lewaja khususnya lingkungan Kukku sudah melek demokrasi.

Sebab, mereka menginginkan pemimpinnya lahir atas kehendak dari warganya sendiri.

Sementara Ketua KPU Enrekang, Haslipa, mengatakan tugas KPU adalah mengarahkan masyarakat untuk sadar dalam berdemokrasi dan melihat perbedaaan.

KPU Enrekang memilih Kelurahan Lewaja, Kecamatan Enrekang sebagai pilot project atau percontohan Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi di Kabupaten Enrekang.
KPU Enrekang memilih Kelurahan Lewaja, Kecamatan Enrekang sebagai pilot project atau percontohan Kelurahan Sadar Pemilu dan Demokrasi di Kabupaten Enrekang. (Haslipa)

“Jangan melihat perbedaan sebagai sebuah permusuhan. Pelangi itu indah karena adanya perbedaan warna, oleh karenanya berdemokrasi itu adalah berbahagia,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved