Festival Siswa Shaleh

Buka Festival Siswa, Abdul Rahman Bando: Jangan Harap Lahir Siswa Shaleh dari Guru yang Tidak Shaleh

Ketua Panitia Festival Siswa Shaleh, Syukran Subaik SPdI menerangkan bahwa kegiatan lomba ini diikuti oleh 33 Sekolah se-Panakkukang

dok.tribun
SISWA SALEH - Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abdurrahman Bando, membuka Festival Siswa Saleh Tingkat Kecamatan Panakkukang di Pelataran SD Islam Al Izhar, Panakkukang, Jumat (13/3/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Festival Siswa Shaleh tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Panakkukang, Makassar, digelar di Sekolah Islam Al Izhar, Panakkukang.

Acara dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Abdul Rahman Bando di pelataran SD Panaikang 2, Jumat (13/3/2020), dan berlangsung hingga Sabtu (14/3/2020).

Ratusan murid SD mengikuti upacara pembukaan Festival Siswa Saleh di Pelataran SD Islam Al Izhar, Panakkukang, Makassar, Jumat (13/3/2020).
Ratusan murid SD mengikuti upacara pembukaan Festival Siswa Shaleh di Pelataran SD Islam Al Izhar, Panakkukang, Makassar, Jumat (13/3/2020). (dok.tribun)

Upacara pembukaan Festival Siswa Shaleh diikuti ratusan pelajar tingkat SD se Kecamatan Panakkukang dan juga dihadiri seluruh kepala SD.

Para peserta Festival Siswa Shaleh mengikuti berbagai rangkaian lomba bidang keagamaan.

"Semoga kegiatan ini melahirkan bibit-bibit anak yang shaleh dan berkarakter agamawis di lingkup tingkat sekoah dasar," kata Abdul Rahman Bando dalam sambutannya.

Menurut adik Bupati Enrekang Muslimin Bando itu, murid atau siswa saleh harus diawali oleh guru yang shaleh.

"Kalau kita ingin melihat anak-anak kita bisa shaleh, kita harus memulai dari gurunya dulu yang harus shaleh," jelas Abdul Rahman Bando.

Setelah sambutan, Abdul Rahman Bando kemudian membuka kegiatan ini secara resmi.

Ditemui di sela sela acara pembukaan, Ketua Panitia Festival Siswa Shaleh, Syukran Subaik SPdI menerangkan bahwa kegiatan lomba ini diikuti oleh 33 Sekolah se-Kecamatan Panakukkang, baik dari Sekolah Negeri dan Swasta.

Jumlah peserta kurang lebih 200 ratusan orang. Adapun Jenis Lomba yang diperlombakan yakni kasidah, Dai Cilik, Tahfidz, Cerdas Cermat, azan, dan Tilawah.

"Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan karakter siswa yang shaleh dan shaleha. dan Insya Allah dalam kegiatan ini kita akan menyeleksi siswa yang insyaallah akan mewakili hingga ketingkat Kota Makassar, sampai ke tingkat nasional," jelas Syukran Subaik yang Juga Seorang Guru Agama di SD Inpres Toddoppuli 1 Makassar.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved