Kebakaran di Mamasa

Korban Kebakaran di Sumarorong Mamasa Butuh Bantuan Pakaian

Meski tak ada korban jiwa dari kebakaran itu, namun rumah milik Sami ludes terbakar hingga tak satupun barang yang bisa diselamatkan.

semuel / tribun timur
Posko penanggulangan bencana korban kebakaran di Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong 

TRIBUNMAMASA.COM, SUMARORONG - Musibah kebakaran menyisakan duka bagi keluarga Sami (80), Warga Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Sulawesi Barat.

Meski tak ada korban jiwa dari kebakaran itu, namun rumah milik Sami ludes terbakar hingga tak satupun barang yang bisa diselamatkan.

Hingga hari kedua setelah kebakaran yang terjadi pada Rabu (11/3/2020) lalu, Nenek Sami hanya mendapat bantuan kebutuhan pokok dari tiga instansi lingkup Pemda Mamasa, yakni Dinas Sosial, BPBD dan Camat Sumarorong.

Hal itu menurut pengakuan anak angkat korban bernama Misi, ketika ditemui di lokasi kejadian, Jumat (13/3/2020) sore tadi.

Misi mengatakan, sejak kemarin dinas sosial telah memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok.

Pada pagi tadi, Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Mamasa dan pemerintah kecamatan Sumarorong juga telah memberikan bantuan.

Namun bantuan yang diberikan kebanyakan kebutuhan pokok berupa makanan.

Sementara menurut dia, saat kebakaran tak ada satupun pakaian yang sempat diselamatkan, kecuali pakaian yang dia kenakan.

Meski tidak meminta, namun dengan kondisi itu, Sami kata Misi sangat membutuhkan bantuan berupa pakaian.

Belum lagi kata dia, Nenek Sami hanya hidup sebatang kara lantaran tidak memiliki keturunan.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved