PAD Sulbar

Pengelolaan Potensi Sumber PAD Sulbar Belum Maksimal, Begini Harapan Gubernur

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, sebenarnya daerah ini memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang besar.

Nurhadi/Tribun Timur
Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar saat memaparkan rencana kerjasama daerah di depan sejumlah kepala OPD di ruang Oval lantai III di kantor Gubernur Sulbar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sulawesi Barat, perlu dipacu untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, sebenarnya daerah ini memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang besar.

Namun belum bisa meningkatkan PAD dan pembangunan.

"Potensi di daerah kita sangat besar dan saat ini sorotan kita berfokus pada bidang pertanian dan perkebunan, untuk itu diperlukan adanya koordinasi yang baik antar OPD terkait," ujar Ali Baal, Kamis (12/3/2020).

Hasil alam Sulbar selama ini selalu diekspor atas nama Sulsel dan Sulteng, sehingga tidak berpengaruh terhadap pertembuhan ekonomi Sulbar.

"Permasalahan tersebut perlu dilakukan percepatan penyelesaiannya dalam rangka peningkatan ekonomi Sulbar. Harus diketahui pemerintah pusat," tutur Ali Baal.

Dia berharap dengan diketahuinya hal itu, pemerintah pusat membuat Sulbar mendapatkan perhatian lebih.

Apalagi dekat-dekat ini Presiden Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke Sulbar.

Sementara Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan, salah satu yang membuat ekonomi Sulbar sulit tumbuh karena tidak adanya kantor bea cukai.

Idris berharap tahun ini sudah ada perubahan Perjanjian Kerjasama yang selama ini terbangun dengan semua pihak.

"Ini harus dilakukan sehingga nanti dalam pengembangan ada hasil yang dicapai. Ini juga dalam rangka peningkatan kapasitas dan pembangunan Sulbar,"tuturnya.(tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved