Fakta Baru Oknum Pendeta Diduga Cabuli Jemaat di Surabaya hingga Ancaman Penjara dan Denda

Fakta baru oknum pendeta diduga cabuli jemaat di Surabaya hingga ancaman penjara dan denda.

KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL
HL, pendeta pelaku pencabulan di Surabaya diamankan di Mapolda Jatim, di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (7/3/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Fakta baru oknum pendeta diduga cabuli jemaat di Surabaya hingga ancaman penjara dan denda.

Oknum pendeta di Surabaya, Jawa Timur ( Jatim ) yang menjadi tersangka kasus dugaan pelecahan, akan jalani tes kejiwaan.

"Kalau secara fisik, tersangka sehat. Tapi kalau dari segi kejiwaannya, kami masih periksa," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada jurnalis di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis, seperti dikutip dari Antara, Kamis (12/3/2020).

Kepolisian Daerah Jawa Timur telah menetapkan HL sebegai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan kepada jemaat yang masih di bawah umur.

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, pemeriksaan kejiwaan penting untuk mengetahui motif pelaku.

Tes tersebut, kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dilakukan oleh tim ahli dan hasilnya akan disampaikan oleh tim tersebut.

Sementara itu, hingga saat ini, belum ada korban lain yang melapor terkait dugaan pelecehan HL.

"Untuk korban lain sejauh ini belum ada. Kami tunggu jika ada korban lain yang melapor," ucapnya.

Kuasa Hukum Bantah HL Lakukan Pencabulan

Menurut Jefri Simatupang, kuasa hukum pendeta HL, kliennya tidak melakukan pencabulan seorang jemaat selama 17 tahun.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved