Buronan Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Underpass Makassar Tewas Digilas Bus

Informasi diperoleh Tribun, Rosdiana buronan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan simpang lima (Underpass) Jl Perintis Kemerdekaan.

Halo Polisi
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Buronan kasus dugaan korupsi Rosdiana Hadris tewas digilas bus di Jalan Poros Kabupaten Maros-Kota Makassar, Rabu (11/3).

Informasi diperoleh Tribun, Rosdiana buronan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan simpang lima (Underpass) Jl Perintis Kemerdekaan.

Rosdiana mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Fino berpelat DD 4583 RQ.

Pemuda Muhammadiyah Makassar Minta Pemerintah Bagikan Masker

Ingin Kaya Raya Kades ini Korupsi Dana Desa untuk Digandakan di Dukun, Dijanji Rp 1 Miliar

Terbukti Korupsi, 5 ASN Pemkot Makassar Segera Diberhentikan

Ia ditabrak Bus Volvo B11R berpelat DD 7745 XX yang dikemudikan Solo Sudianto (29).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulsel Idil telah menerima informasi tersebut.

"Benar Rosdiana Hadris yang kecelakaan adalah buronan kami," sebutnya.

Follow akun instagram Tribun Timur:

Rosdiana menjadi buronan kejaksaan pascaditetapkan sebagai tersangka bersama Kasubag Pertanahan Pemkot Makassar Ahmad Rifai, tepatnya November 2018.

Dalam proyek tersebut, Rosdiana diketahui bertindak sebagai penerima ganti rugi lahan sedangkan Ahmad Rifai bertindak sebagai Sekretaris Tim Pengadaan Lahan.

Tersangka juga berperan memasukan satu sertifikat hak milik ke dalam daftar nominatif.

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Lalu penerimaan ganti rugi, padahal yang dimaksudkan dalam lahan SHM, tidak termasuk dalam area yang dibebaskan.

Rosdiana bertindak sebagai kuasa penerima ganti rugi dan memberikan hadiah kepada Ahmad Rifai Rp250 juta.

Atas pembayaran ganti rugi itu kepada orang yang tidak berhak, negara mengalami kerugian Rp3,4 miliar.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved