Virus Corona
Masker Langka di Wajo, Dokter Sarankan Rutin Cuci Tangan Hindari Virus Corona
Sejumlah apotek dan mini market di ibu kota Kabupaten Wajo, mengaku kehabisan stok masker beberapa bulan terakhir.
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Masker menjadi barang langka di Kabupaten Wajo.
Sejumlah apotek dan mini market di ibu kota Kabupaten Wajo, mengaku kehabisan stok masker beberapa bulan terakhir.
Lain halnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukelleng Sengkang. Pihak rumah sakit mengaku memiliki banyak stok masker.
"Kita punya banyak stok masker, dan tidak untuk diperjual belikan. Khusus untuk pasien dan petugas rumah sakit," kata Kepala Bidang Pelayanan dan Asuhan Keperawatan, dr Jumiati Malle, Senin (9/3/2020).
Dirinya menyebutkan, kepanikan masyarakat perihal penularan virus corona (Covid-19) menjadi sebab masker langka di pasaran.
"Padahalkan Menteri Kesehatan sudah bilang, masker cuma untuk orang sakit saja, tapi banyak masyarakat yang beli banyak untuk antisipasi," katanya.
Padahal, penularan Covid-19 tidaklah melalui udara, melainkan kontak langsung dengan si penderitanya.
"Itukan dari liur orang sakit yang menular, makanya dianjurkan untuk tidak menyentuh wajah sebelum mencuci tangan," katanya.
Cuci tangan bisa dilakukan dengan hand sanitizer, tapi dr Jumiati Malle lebih menyarankan untuk senantiasa mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)