Pilwali Makassar

Soal Pendidikan, Appi: Beasiswa untuk Guru ke Luar Negeri

Makanya, CEO PSM Makassar ini menilai, pendidikan harus diberikan porsi perhatian yang besar.

Fadly/Tribun Timur
Komunitas Pewarta Politik Sulsel menggelar Ngobrol Politik (Ngopi) bertajuk 'Bedah Program Pendidikan Munafri Arifuddin' Bakal Calon Wali Kota Makassar di Cafe Res_Publica, Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (8/3/2020). 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komunitas Pewarta Politik Sulsel menggelar Ngobrol Politik (Ngopi) bertajuk 'Bedah Program Pendidikan Munafri Arifuddin' Bakal Calon Wali Kota Makassar di Cafe Res_Publica, Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (8/3/2020).

Appi sapaan karib Munafr Arifuddin mengatakan, pendidikan merupakan sesuatu hal yang teramat penting. Kenapa? Karena kemajuan sebuah negara bisa dilihat dari bagaimana sistem pendidikannya.

Makanya, CEO PSM Makassar ini menilai, pendidikan harus diberikan porsi perhatian yang besar. Tidak sekadar infrastruktur saja, melainkan kualitas tenaga pendidik hingga kurikulum pendidikan.

“Generasi saat ini sudah bergeser. Dari generasi baby boomer, generasi X, Y, Z, hingga milenial. Bergesenya itu, membuat metode pendidikan harus di-upgrade," kata Appi di sela ngopi.
Komunitas Pewarta Politik Sulsel menggelar Ngobrol Politik (Ngopi) bertajuk 'Bedah Program Pendidikan Munafri Arifuddin' Bakal Calon Wali Kota Makassar di Cafe Res_Publica, Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (8/3/2020).
Komunitas Pewarta Politik Sulsel menggelar Ngobrol Politik (Ngopi) bertajuk 'Bedah Program Pendidikan Munafri Arifuddin' Bakal Calon Wali Kota Makassar di Cafe Res_Publica, Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (8/3/2020). (Fadly/Tribun Timur)


Berkaitan dengan kurikulum, tidak hanya siswa yang dilibatkan, guru sebagai pengajar dan media penyalur ilmu pengetahuan pun harus berwawasan luas dan update.

"Jangan sampai siswa lebih tahu, bukan tidak mungkin. Karena akses internet sudah sangat mudah mereka jangkau," ujarnya.

Appi pun menilai, guru harus diberi 'suplemen' berkualitas. Apalagi, bicara soal beasiswa, peruntukannya selama ini hanya untuk anak didik saja.

Padahal, untuk menghasilkan metode pendidikan yang baik guru juga perlu dibekali pengalaman dan materi di negara yang pendidikannya mumpuni dan berkualitas.

“Kenapa? Supaya ada standarisasi dalam proses belajar-mengajar yang lebih baik,” katanya.

Tenaga pendidik harus mempunyai rapor untuk diberikan reward. Supaya para guru terpacu menghasilkan anak didik berkualitas.

“Kita juga tentunya dengan mudah mengindentifikasi mana guru yang berkualitas dan butuh support," katanya.
Bakal Calon Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin mengikuti uji kelayakan dan kepatutuan di Kantor Dewan Pimpinan Pisat (DPP) Hanura, Jl Karawang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2020).
Bakal Calon Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin mengikuti uji kelayakan dan kepatutuan di Kantor Dewan Pimpinan Pisat (DPP) Hanura, Jl Karawang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2020). (Affandy Agusman)


*Pendidikan Akhlak dan Sekolah Terintegrasi

Munafri 'Appi' Arifuddin melihat siswa di Makassar butuh pendidikan akhlak.

Akademisi STIE Amkop Makassar, Dr Partono Sumayo menilai itu penting. "Kurang baik bila anak pintar, namun moralnya jelek. Serapan tenaka kerja, tidak hanya membutuhkan skill tapi etika juga. Gagasan itu bagus," ujarnya.

Appi juga ingin menghadirkan sekolah terintegrasi. Dimana dalam satu kawasan ada ada sekolah yang bersebekahan, dijadikan satu saja.

"Saya lihat di building school yang sudah terintegrasi, memudahkan pengawasan anak didik," ujarnya.

Selain itu, dari segi tata ruang, dapat mengurangi kemacetan. "Lihat saja di Jl Haji Bau, tidak ada lahan yang bisa dipakai. Sehingga tidak ada public space di sana," ujarnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved