Andi Iwan Darmawan Aras Aklamasi
Setelah Andi Yusran Paris Pertemukan dengan Andi Iwan Darmawan Aras, Natsir Kalla Juga Mundur
Dalam pertemuan itu, Yusran Paris berharap agar Andi Iwan Darmawan Aras dan Natsir Kalla bersatu membesarkan Kadin Sulsel
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: AS Kambie

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Musprov VII Kadin Sulsel awalnya diprediksi akan menjadi arena persaingan ketat dalam perebutan ketua.
Ternyata, Andi Iwan Darmawan Aras terpilih secara aklamasi, Sabtu (7/3/2020) malam. Taufik Fahcruddin menggambarkan proses terpilihnya anggota DPR RI dari Partai Gerindra itu dengan “tenang, penuh silaturahmi dan musyawarah”.
Ketika kandidat Ketua Kadin Sulsel mengerucut ke tiga orang, Andi Iwan Darmawan Aras, Natsir Kalla, dan Taufik Fachruddin, “penonton” semakin antusias menyaksikan hingga akhir.
Dalam benak kebanyakan “penonton” itu terbetik kalimat, “Pasti akan seru. Ketiga orang ini jagoan semua”.
Di tengah merebaknya persaingan tiga kandidat tersebut, senior Kadin Sulsel, Andi Yusran Paris turun tangan.
Polisi PAN dan adik kandung anggota DPR RI Andi Yuliani Paris, Yusran Paris, itu mempertemukan Andi Iwan Darwaman Aras dengan Natsir Kalla.
Dalam pertemuan itu, Yusran Paris berharap agar Andi Iwan Darmawan Aras dan Natsir Kalla bersatu membesarkan Kadin Sulsel
Dalam pertemuan itu, Natsir Kalla menyatakan legowo mendukung Andi Iwan Darmawan Aras.
“Saya mendukung junior saya sebagai anak muda untuk menjadi Ketua Kadin Sulsel,” ujar Natsir Kalla.
Setelah Jusuf Kalla
Andi Iwan Darmawan Aras adalah Ketua Kadin Sulsel yang ke-6. Dia menggantikan Zulkarnain Arif yang memimpin Kadin Sulsel sejak tahyun 2009.
Sebelum Zulkarnain Aref, Kadin Sulsel dipimpin HM Aksa Mahmud dari tahun 1999 hingga 2009.
Aksa Mahmud menggantikan HM Jusuf Kalla yang memimpin Kadin Sulsel dari tahun 1982 hngga 1999.
Sebelum HM Jusuf Kalla, Kadin Sulsel dipimpin oleh H Sjafioeddin (1975-1982) dan AA Rivai (1972-1975).
Para Kandidat
Awalnya, muncul 13 nama pengusaha yang tercatat bertarung memperebutkan kursi Ketua Kadin Sulsel periode 2020-2025.
Ketua Panitia Musprov VII Kadin Sulsel, Muhammad Natsir, mengatakan, setelah melakukan proses penjaringan secara online, 13 nama dinyatakan sebagai calon ketua.
"Saat ini, jumlah peserta dari 24 kabupaten dan kota sudah masuk. 5 daerah diantaranya katareker. Selain itu, ada juga 7 asosiasi yang berhimpun di Kadin Sulsel," katanya di Hotel Gammara, Makassar, Sabtu, (7/3/2020).
Kata dia, pendaftaran calon Ketua Kadin Sulsel ditutup pukul 16.00, Jumat (6/3/2020) kemarin. Musprov ini mengusung tema "Reformulasi Peran Strategis Kadin Sulawesi Selatan Menjawab Tantangan Dunia Usaha di Era Milenial".
Sebelum pemilihan dilakukan, jelas Muhammad Natsir, Steering committee akan membahas mekanisme pemilihan, termasuk jumlah suara.
Jumlah suara yang akan diperebutkan sebanyak 69 dari Kadin kabupaten dan kota serta anggota luar biasa.
"Setiap kabupaten dan kota memiliki 3 suara penuh. Khusus untuk kabupaten dan kota Kadin yang karateker hanya memiliki 1 suara penuh. Selain itu, asosiasi atau lembaga yang terdaftar sebagai anggota luar biasa Kadin juga memiliki 1 hak suara," katanya.
Ketua Karateker Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief berharap, melalui Musprov ini, dirinya hanya ingin menjaga marwah organisasi.
Ia tak mau ada konflik atau gesekan antara pengurus, baik di Kadin Sulsel maupun ditingkat pusat.
"Organisasi hanya tempat persinggahan, sedang persahabatan di atas segalanya. Saya ingin menyelesaikan tugas dan pengurusan ini dengan baik. Meletakkan tugas baru ini dipundak para calon ketua," ujarnya.(*)