Kurangi Macet, Sekretaris Dishub Sulsel Imbau Warga Dahulukan Moda Transportasi Umum

Masyarakat harus mendahulukan moda transportasi umum. Cara itu untuk mengurangi macet di Makassar.

hasim arfah/tribun-timur.com
Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Fahlevi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masyarakat harus mendahulukan moda transportasi umum. Cara itu untuk mengurangi macet di Makassar.

Sementara itu, pemerintah harus membuat aturan dan kebijakan sehingga masyarakat mau berpindah dari tranportasi pribadi ke umum. Hal itu untuk mengurangi kemacetan di Makassar.

"Cara ini adalah salah satu cara untuk mengurangi macet di Makassar, menurutnya dengan banyak kendaraan sehingga tak ada lahan untuk parkir," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Fahlevi, Minggu (8/3/2020).

Jika kendaraan terus bertambah, maka pemerintah harus memikirkan untuk membuka lahan parkir baru di Makassar.

"Cara lain adalah membuka lahan parkir, ini menjadi pilihan," katanya.

Menurutnya, masyarakat masih kurang peka dengan peraturan lalu lintas sehingga menjadi salah satu faktor kemacetan.

"Salah satu yang harus kita lakukan adalah pengetatan aturan, misalnya ada kenaikan bukti pelanggaran (tilang) kepada pengendara kendaraan," katanya.

Ia pun mencontohkan, Singapura mengatur lalu lintas sangat mahal.

"Kita harus mengatur bentuk aturan yang bisa membuat masyarakat banyak menggunakan moda umum tranportasi," katanya.

"Singapore mengatur penggunaan mobil pribadi dan lalu lintas sangat ketat dan mahal dari segi denda," lanjutnya.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved