Kadin Sulsel

Ini 13 Calon Ketua Kadin Sulsel Berebut 69 Suara

3 nama pengusaha tercatat bertarung memperebutkan kursi Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulawesi Selatan periode 2020-2025.

TRIBUN TIMUR/MUH HASIM ARFAH
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Rosan Perkasa Roeslani memperkenalkan calon ketua Kadin Sulsel di sela-sela pembukaan musyawarah provinsi (Muprov) VII Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulawesi Selatan dengan Tema "Reformulasi Peran Strategis Kadin Sulawesi Selatan Menjawab Tantangan Dunia Usaha di Era Milenial" di Hotel Gammara, Makassar, Sabtu (7/3/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Sebanyak 13 nama pengusaha tercatat bertarung memperebutkan kursi Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulawesi Selatan periode 2020-2025.

Ketua Panitia Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulawesi Selatan, Muhammad Natsir mengatakan, setelah melakukan proses penjaringan secara online, 13 nama dinyatakan sebagai calon ketua.

"Saat ini, jumlah peserta dari 24 kabupaten dan kota sudah masuk. 5 daerah diantaranya katareker. Selain itu, ada juga 7 asosiasi yang berhimpun di Kadin Sulsel," katanya di Hotel Gammara, Makassar, Sabtu, (7/3/2020)

Kata dia, pendaftaran calon Ketua Kadin Sulsel ditutup pukul 16.00, Jumat (6/3/2020) kemarin. Musprov ini mengusung tema "Reformulasi Peran Strategis Kadin Sulawesi Selatan Menjawab Tantangan Dunia Usaha di Era Milenial".

Sebelum pemilihan dilakukan, jelas Muhammad Natsir, Steering committee akan membahas mekanisme pemilihan, termasuk jumlah suara.

Jumlah suara yang akan diperebutkan sebanyak 69 dari Kadin kabupaten dan kota serta anggota luar biasa.

"Setiap kabupaten dan kota memiliki 3 suara penuh. Khusus untuk kabupaten dan kota Kadin yang karateker hanya memiliki 1 suara penuh. Selain itu, asosiasi atau lembaga yang terdaftar sebagai anggota luar biasa Kadin juga memiliki 1 hak suara," katanya.

Ketua Karateker Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief berharap, melalui Musprov ini, dirinya hanya ingin menjaga marwah organisasi.

Ia tak mau ada konflik atau gesekan antara pengurus, baik di Kadin Sulsel maupun ditingkat pusat.

"Organisasi hanya tempat persinggahan, sedang persahabatan di atas segalanya. Saya ingin menyelesaikan tugas dan pengurusan ini dengan baik. Meletakkan tugas baru ini dipundak para calon ketua," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved