Pelecehan Murid SD di Wajo

Oknum Guru SD di Wajo Diduga Lecehkan Muridnya, Begini Respon Plt Kadisdik

Seorang oknum guru honorer di salah satu SDN di Kabupaten Wajo diduga melakukan pelecehan seksual

TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Korban pelecahan seksual di salah satu SDN di Kabupaten Wajo melapor ke kantor polisi, Rabu (4/3/2020) kemarin. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Seorang oknum guru honorer di salah satu SDN di Kabupaten Wajo mesti berurusan dengan aparat kepolisian.

Dirinya dilaporkan oleh orang tua muridnya lantaran diduga melakukan pelecehan seksual di lingkungan sekolah pada Rabu (4/3/2020) lalu.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo, Faisal mengaku tak tahu menahu perihal peristiwa yang kembali mencoreng institusi pendidikan.

"Kapan kejadiannya? Kabar dari mana kalau oknum guru tersebut langsung ditangkap sama polisi," katanya via WhatsApp, Kamis (5/3/2020) malam.

Perihal sanksi yang akan diberikan jika oknum guru honorer berinisial HM (25) memang terbukti, pihak Dinas Pendidikan terkesan tidak tegas.

"Soal sanksi saya kira Anda dari rekan-rekan media lebih tahu yang butuh proses sesuai ketentuan, apalagi kalau oknum tersebut sudah ditangani polisi," katanya.

Aksi tak terpuji HM dilakukan di lingkungan sekolah pada Rabu (4/3/2020) lalu.

Setelah melakukan aksi pelecehannya, HM sempat mengancam korbannya yang baru berusia 9 tahun, tidak akan dinaikkan kelas jika melapor atau buka suara.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Timur, uapaya restoratif justice bakal ditempuh.

Namun dengan catatan, orang tua korban sendiri berharap, ada sanksi tegas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo berupa pemberhentian HM mengajar.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved