Pianis Indonesia Ananda Sukarlan Jadi Ketua Juri Penghargaan Musik Klasik Terbesar di Eropa

Pianis Indonesia, Ananda Sukarlan menjadi ketua juri di ajang penghargaan musik klasik terbesar di Eropa.

Dok. Pribadi
Pianis Indonesia Ananda Sukarlan Jadi Ketua Juri Penghargaan Musik Klasik Terbesar di Eropa 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Pianis Indonesia, Ananda Sukarlan menjadi ketua juri di ajang penghargaan musik klasik terbesar di Eropa.

Penghargaan ini disponsori oleh Yayasan Ferrer-Salat, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi dan filantropi.

Queen Sofia Prize adalah penghargaan terbesar musik klasik di Eropa, dengan jumlah 35.000 Euro.

Ananda Sukarlan merupakan satu diantara beberapa komponis lainnya yang turut menjuri di ajang ini.

Mereka adalah Fabián Panisello (Argentina), Juan Cruz-Guevara dan Jesús Rueda (Spanyol) serta etnomusikolog musik Afrika ternama dunia, Polo Vallejo.

Penjurian berlangsung dari hari Jumat 28 Februari hingga Minggu 1 Maret 2020 di Barcelona, Spanyol.

Selama berada di Barcelona, Ananda turut memboyong sang putri, Alicia Sukarlan.

Kehadiran sang putri bersamanya sangat membantunya.

Pasalnya, akibat Asperger's Syndrome yang diidapnya, Ananda tak mampu memakai dasi sendiri.

Setiap hari, sang putri pun membantunya menyimpul dasi.

Setelah beberapa hari berjibaku dengan penjurian, penghargaan Queen Sofia Prize  diberikan kepada Carlos Fontcuberta.

Komponis asal Spanyol tersebut menjadi pemenang untuk komposisi musik klasik terbaik 2019. 

Ananda menyebut penghargaan tersebut diraih Carlos Fontcuberta berkat karyanya berjudul "Trencadís".(*)

Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved