Pelecehan Murid SD di Wajo

Guru Honorer SD di Wajo Diduga Lecehkan Muridnya, Sempat Ancam Korban Tidak Naik Kelas

Pasalnya, dirinya dilaporkan oleh salah satu orang tua muridnya lantaran diduga melakukan pelecehan.

hardiansyah/tribun timur
Korban pelecahan seksual di salah satu SDN di Kabupaten Wajo melapor ke kantor polisi, Rabu (4/3/2020) kemarin. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Seorang guru honorer di salah satu SDN di Kabupaten Wajo ditangkap polisi, Kamis (5/3/2020).

Pasalnya, dirinya dilaporkan oleh salah satu orang tua muridnya lantaran diduga melakukan pelecehan.

Si guru honorer, berinisial HM (25), sempat melarikan diri sebelum menyerahkan diri.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Timur, kejadian pelecahan yang dilakukan oleh HM ke muridnya yang baru berusia 9 tahun, terjadi pada Rabu (4/3/2020) kemarin.

HM korban dan menyuruhnya untuk mengangkat roknya. Lalu, HM menyentuh paha korban hingga tangannya hendak menyentuh kemaluan, tapi korban menolak dan langsung lari.

Parahnya, HM sempat mengeluarkan ancaman ke korban, apabila kejadian itu dilaporkan ke orang tuanya, korban tak akan dinaikkan kelas.

Kejadian itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Bagas Sancoyoning Aji.

"Pelakunya sudah menyerahkan diri, dan saat ini menjalani pemeriksaan awal di Polsek," katanya kepada Tribun Timur.

Namun, AKP Bagas Sanciyoning Aji belum membeberkan lebih lanjut perihal kejadian itu.

"Masih kita dalami kasus ini," katanya.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved