Musdalub Golkar Sulsel

Golkar Sulsel Belum Agendakan Musdalub, DPP Sebut Batas Akhir 5 Maret

Selain Nurdin Halid, Kahar Muzakkir, Roem Kono (masing-masing wakil ketua umum DPP), dan tujuh orang lainnya

abd azis/tribun-timur.com
Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Abdillah Natsir (kiri) berbincang dengan Plt Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memberikan mandat kepada Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, M Nurdin Halid untuk menjadi peserta musyawarah daerah (Musda) Golkar Sumatera Selatan.

Selain Nurdin Halid, Kahar Muzakkir, Roem Kono (masing-masing wakil ketua umum DPP), dan tujuh orang lainnya juga mendapatkan mandat yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jendral Golkar Lodewijk F Paulus tertanggal 3 Maret 2020 kemarin.

Adapun tugas sepuluh orang tersebut adalah menjadi peserta Musda DPD Golkar Sumatera Selatan, melaksanakan tugas dengan senantiasa berpedoman pada peraturan dan ketentuan organisasi yang berlalu, serta melaporkan hasil Musda DPD ke DPP Golkar.

Surat mandat yang diberikan kepada Nurdin Halid untuk menjadi peserta Musda DPD I Golkar Sumatera Selatan itu disampaikan Ketua Bappilu Golkar Sulsel Kadir Halid melalui Grup WhatsApp Bappilu Golkar Sulsel, Selasa (3/3/2020).

Hanya saja, Kadir tak memberi tanggapan atas pertanyaan sejumlah wartawan dalam grup itu, terkait jadwal pelaksanaan Musda Golkar Sulsel.

Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Golkar Mustafa M Radja menyatakan bahwa DPP telah memberikan batas waktu kepada pengurus DPD I Golkar Sulsel untuk melaksanakan musda.

"Silakan tanya ke DPD PG Sulsel. Mereka yang menentukan jadwal dan batas tanggal 5 (sudah harus musda)," ujar Mustafa, Rabu (4/3/2020).

Sementara Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulsel Abdillah Natsir belum mau komentar banyak terkait jadwal pelaksanaan Musda Golkar Sulsel.

Abdillah menambahkan bahwa jika sudah ada jadwal tentu akan segera disampaikan.

"Sudah ada koordinasi antara Pak NH (Nurdin Halid) sebagai ketua DPD dengan ketua umum DPP Golkar (Airlangga Hartarto). Tentu akan disampaikan kalau sudah dijadwalkan," jelasnya, Rabu (4/3).

Terpisah, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai menegaskan bahwa tidak ada mekanisme penunjukan langsung di Golkar terkait jabatan ketua.

Menurut MRP, akronim namanya, pengangkatan Ketua di Partai Golkar tingkat Provinsi mekanismenya hanya dua, Musda atau Musdalub dan pengangkatan Plt oleh DPP Golkar.

"Terkait jadwal musda, Partai Golkar Sulsel menunggu arahan dan petunjuk DPP partai Golkar setelah kami membalas Surat DPP yang meminta jadwal musda," kata Risman Rabu (4/3/2020).

"Sekarang kami menunggu petunjuk DPP. DPD tidak ada alasan menolak kebijakan DPP Partai Golkar," MRP menambahkan.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved