Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Terpopuler

TERPOPULER: Viral Video WNI Main Tik Tok Padahal Positif Tertular Virus Corona, Media Asing Heran

Terpopuler: Viral Video WNI Main Tik Tok Padahal Positif Tertular Virus Corona, Media Asing Heran

Tayang:
Editor: Mansur AM
HANDOVER
Terpopuler: Viral Video WNI Main Tik Tok Padahal Positif Tertular Virus Corona, Media Asing Heran 

TRIBUN-TIMUR.COM - Berita Terpopuler: Viral Video WNI Main Tik Tok Padahal Positif Tertular Virus Corona, Media Asing Heran

Presiden RI Jokowi, Senin (2/3/2020) mengumumkan 2 warga Indonesia positif tertular Virus Corona dari warga Jepang.

Sebelumnya sudah ada WNI yang positif dan berada di Luar Negeri.

Bahkan yang jadi perbincangan media asing, video dua WNI yang positif tertular Virus Corona main Tik Tok saat perawatan di rumah sakit.

Video viral Facebook, cewek Indonesia penderita Virus Corona asyik main Tik Tok di rumah sakit, pekerjaan.

Kelakuan WNI di luar negeri bikin heboh.

Sebuah posting-an tentang warga negara Indonesia atau WNI yang tengah bermain Tik Tok menjadi pembicaraan media Taiwan baru-baru ini.

Padahal WNI tersebut sedang terinfeksi Virus Corona.

Beberapa media Taiwan yang memberitakan mengenai kelakuan WNI ini menyamarkan wajah dan akun Tik Toknya.

Dalam beberapa tayangan yang telah disensor tersebut, WNI perempuan itu terlihat berjoget dan bernyanyi dengan backsound musik Indonesia berjudul “Gemantung Roso”.

Dikutup dari Taiwannews, WNI yang bekerja sebagai pengasuh itu merupakan kasus ke-32 di Taiwan yang terinfeksi Virus Corona penyebab penyakit Covid-19.

Live dari Rumah Sakit

WNI itu disebut berbagi status melalui siaran langsung Facebook dan Tik Tok di bangsal rumah sakit isolasi di Kota Taipei.

Perempuan itu juga menunjukkan wajahnya serta mengungkapkan nama rumah sakit tempatnya dirawat kepada para penonton.

Dia mem-posting video streaming sembari menyertakan keterangan dalam posting-annya itu.

"Mbak nya santuuyyy pdhl + kena virus CORONA," tulisnya di halaman Facebooknya.

Selama streaming berlangsung, dirinya bernyanyi dengan riang, ia juga menunjukkan jarum infus di tangannya dan menunjukkan resep medis yang memperlihatkan nama rumah sakit tersebut.

Padahal di Taiwan, otoritas kesehatan tidak dibolehkan mengungkapkan nama rumah sakit tempat merawat pasien yang terinfeksi virus.

Hal itu guna menghindari kepanikan di dalam maupun di luar rumah sakit.

Video dan tangkapan layar streaming tersebut saat ini telah tersebar luas di media sosial di antara pekerja migran di Taiwan.

Terkait dengan kelakuan WNI ini Otoritas Kesehatan dapat memutuskan sikap untuk menghukum tindakan yang dilakukan di bawah hukum Taiwan.

Merawat Pasien Virus Corona

Taiwannews mengatakan pihak berwenang percaya bahwa pengasuh berusia 30 an tahun tersebut terjangkit Virus Corona ketika mengunjungi pasien ke-27 yang juga dikonfirmasi positif Virus Corona.

Pasien ke-27 itu yakni seorang pria lanjut usia yang berusia 80-an di Rumah Sakit New Taipei.

Masih menurut Taiwannews, WNI tersebut merupakan seseorang yang merawat pria tersebut mulai 11 hingga 16 Februari sebagai pekerja migran tidak resmi.

Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) mengatakan bahwa perempuan tersebut bepergian dengan kereta api dan bus Rute 38 di antara Shulin dan Banciao, New Taipei beberapa kali dari 16 hingga 19 Februari.

Pada 18 Februari 2020 perempuan itu bertemu temannya yang berkunjung dari Kaohsiung, Taiwan.

Pihak berwenang mengatakan WNI juga mengunjungi Kuil Longshan, Mal Kota Taipei dan Taman Dongsheng Kota Taipei Baru.

WNI tersebut kemudian berpindah ke rumah sakit lain untuk bekerja sebagai pengasuh dan tanpa disadari menempatkan orang lain pada risiko terinfeksi.

Ia kemudian dibawa polisi ke rumah sakit pada 24 Februari dan segera dikarantina serta dites.

Dua hari kemudian dirinya didiagnosis positif Virus Corona dan sejak itu dia dikarantina.

Pejabat berwenang di Taiwan mengingatkan kepada siapa pun yang pernah melalui rute yang sama dilewati WNI itu sebelum dikarantina, agar memonitor kondisi diri mereka selama 2 pekan ke depan.

Kondisi yang harus diperhatikan selanjutnya adalah, apakah menunjukkan gejala terinfeksi Virus Corona Covid-19.

Ciri-ciri Terinfeksi Virus Corona

Anda perlu mengetahui apa saja ciri-ciri atau gejala umum Virus Corona.

Disalin dari laman Alodokter.com melalui artikel berjudul 'Virus Corona', infeksi Virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 6 gejala umum atau ciri-ciri yang bisa menandakan seseorang terinfeksi Virus Corona, yaitu:

* Demam,

* Sakit kepala,

* Flu

* Sakit tenggorokan,

* Batuk, dan

* Sesak napas.

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar Virus Corona.

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi Virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien.

Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian ke wilayah endemik Virus Corona sebelum gejala muncul.

Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:

* Uji sampel darah,

* Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak, dan

* Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved