Pembangunan Gereja Jemaat Ebenhaezer Masamba Butuh Rp 3 Miliar

Menurutnya, ada rumah ibadah yang pembangunannya membutuhkan waktu lama, ada pula sebentar.

chalik/tribunlutra.com
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Jemaat Ebenhaezer Masamba di Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Selasa (3/3/2020). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, meletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Jemaat Ebenhaezer Masamba di Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Selasa (3/3/2020).

Indah dalam sambutannya mengatakan, bukan baru kali ini dia meletakan batu pertama pembangunan rumah ibadah, sudah sering.

"Saya tidak pernah menghitung sudah berapa banyak batu yang diletakan. Intinya kita manusia hanya memulai. Kita yakin membangun tempat ibadah ada Tuhan yang akan selesaikan," kata Indah.

Menurutnya, ada rumah ibadah yang pembangunannya membutuhkan waktu lama, ada pula sebentar.

"Ternyata itu tergantung dari jumlah jemaat dan tergantung dari keseriusan panitia. Saya yakin panitia pembangunan dari gedung gereja ini semua serius," katanya.

Ketua panitia pembangunan, Harold Kawardi menyampaikan, gedung gereja yang baru dibangun karena gedung lama dinilai sudah tak layak.

"Gedung gereja ini pada tahun 2012 telah ada IMB. Gedung gereja ini tidak ilegal dibangun dengan surat hukum yang ada," katanya.

Tak hanya itu, sebelum pembangunan dimulai, panitia juga telah melakukan sosialisasi ke pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama bahkan kepada masyarakat setempat.

"Lama pembangunan gedung gereja ini diperkirakan tiga tahun dengan anggaran kurang lebih Rp 3 miliar. Dana yang kami miliki saat ini sekitar Rp 500 juta. Berasal dari swadaya jemaat," katanya.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved