Kisah Jenderal Pengganti Tito Dicuekin Polisi saat Menyamar Bikin Laporan di Polsek, Ganjarannya

Kisah Jenderal Pengganti Tito Dicuekin Polisi saat Menyamar Bikin Laporan di Polsek, Ganjarannya

net
Kisah Jenderal Pengganti Tito Dicuekin Polisi saat Menyamar Bikin Laporan di Polsek, Ganjarannya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kisah Jenderal polisi yang menyamar jadi warga biasa lalu membuat laporan di Mapolsek.

Sayang dia tak mendapat sambutan hangat dan polisi hanya terkesan cuek.

Padahal baik dan buruknya pelayanan polisi, khususnya di tingkat kepolisian sektor (Polsek) bisa menjadi gambaran wajah Polri.

Namun, justru sering kali diterima oleh masyarakat, bahkan hal itu juga dialami oleh seorang jenderal polisi.

Fadli Zon Semprot Anak Buah Jokowi Menkes Soal Virus Corona: Jangan Sok Hebat dan Sok Jagoan

Kepala Polda Jawa Barat, Irjen Pol Suhardi Alius.
 Suhardi Alius. (KOMPAS.COM/DIAN MAHARANI)

Dalam peluncuran buku 'Mengubah Pelayanan Polri dari Pimpinan ke Bawahan' karya Suhardi Alius, 11 Maret 2013 lalu, Suhardi yang saat itu masih menjabat Kepala Divisi Humas Polri pernah bercerita saat dirinya menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Seperti dilansir Sripoku.com dari WartaKota, diceritakan suatu ketika Pak Hardi (nama samaran) yang juga seorang mantan Wakapolda sengaja berpura-pura sebagai warga biasa yang menjadi korban kejahatan.

Agar lebih meyakinkan, Pak Hardi saat itu hanya memakai sandal jepit, celana jeans dan kaus biasa.

Hal itu sengaja ia lakukan agar bisa mengetahui bagaimana para petugas di Polsek memberi pelayanan.

Lantas, ia pun melapor ke salah satu polsek setempat.

Tapi, apa yang ia alami sungguh di luar dugaan.

Halaman
1234
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved