Breaking News:

Virus Corona

Imbas Corona, Reservasi Kamar Hotel di Makassar Banyak Batal, Potensi Kerugian Rp 1 Miliar per Hari

Efek Covid-19 atau virus Corona menghantam kondisi pasar dalam negeri pekan ini.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
abdiwan/tribuntimur.com
Ketua BPD Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Efek Covid-19 atau Virus Corona menghantam kondisi pasar dalam negeri pekan ini.

Apalagi setelah Presiden Joko Widodo menyatakan terdapat dua WNI di Indonesia yang positif terjangkit Virus Corona.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan efek virus Corona saat ini telah terimbas ke beberapa reservasi yang dicancel atau dibatalkan.

"Bahkan city occupancy atau hunian rata-rata di Makassar sangat drop sekali hingga hanya 42 persen, dan forecasting (prakiraan) minggu depan-pun juga belum jelas," ujar general manager Hotel Claro Makassar itu, saat dihubungi, Selasa (3/3/2020).

Ia mengasumsikan bila 20 persen dari jumlah kamar sekitar 15 ribu di Makassar.

"Maka prakiraan potensi revenue hilang sekitar Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar per hari," kata Anggiat.

Ia tidak tinggal diam, saat ini team sales Claro sedang lakukan sales trip ke Jakarta untuk bertemu dengan kementerian terkait.

"Kami melaporkan informasi merugikan di Makassar bahwa atas arahan Bapak Presiden, bahwa acara-acara akan diarahkan ke enam destinasi yang menjadi prioritas seperti Bali, Manado dan lainnya," kata lelaki kelahiran Medan itu.

Artinya, ke depan makin berat okupansi atau keterisian hotel di Makassar.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, sektor pariwisata tentu terkoreksi, begitu juga berimpek pada pertumbuhan ekonomi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved