Bu Kepsek dan Pak Wakepsek Dicambuk 30 Kali Gegara Terciduk Berzina di Hotel, Jadi Tontonan

Bu Kepsek dan Pak Wakepsek dicambuk 30 kali gegara terciduk berzina di hotel, jadi tontonan.

HANDOVER
Bu Kepsek dan Pak Wakepsek dicambuk 30 kali gegara terciduk berzina di hotel, jadi tontonan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bu Kepsek dan Pak Wakepsek dicambuk 30 kali gegara terciduk berzina di hotel, jadi tontonan.

Dua pendidik terpergok melakukan tindakan asusila.

Dua guru dari Sekolah Menengah Atas ( SMA ) di Lamno, Aceh Jaya, menjalani hukuman cambuk di Banda Aceh, Aceh akibat perbuatan tidak senonoh yang dilakukan keduanya.

Di areal terbuka, Senin pagi keduanya menjalani uqubat cambuk masing-masing 30 kali dipotong masa tahanan.

Keduanya ditangkap Polisi Wilayatul Hisbah saat sedang berduaan di sebuah kamar hotel di kawasan Banda Aceh, pada Oktober 2019 lalu.

Dalam laporan hasil pemeriksaan keduanya mengaku memang berjanji untuk bertemu di Banda Aceh di sela-sela tugas dinas dari sekolah.

Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat, menyebutkan, guru tersebut masing-masing berinisial AW (43), kepala sekolah dan HO (35), wakil kepala sekolah.

“Saat itu kita mendapat laporan dari suami AW sang kepala sekolah, yang sudah lama mencurigai keduanya, dan berdasarkan laporan itu petugas pun melakukan penggrebekan bahkan sang suami dari AW pun ikut mengrebek bersama petugas,” kata Hidayat, Senin (2/3/2020).

Delapan pelanggar hukum syariat Islam menjalani uqubat (hukuman) cambuk di Taman Publik Taman Bustanussalatin, Banda Aceh, Aceh, Senin (2/3/2020). Dua terpidana di antaranya adalah sepasang guru sekolah menengah atas di Lamno Aceh Jaya. Mereka dicambuk dengan hitungan bervariasi mulai dari 20 cambukan hingga 42 cambukan.
Delapan pelanggar hukum syariat Islam menjalani uqubat (hukuman) cambuk di Taman Publik Taman Bustanussalatin, Banda Aceh, Aceh, Senin (2/3/2020). Dua terpidana di antaranya adalah sepasang guru sekolah menengah atas di Lamno Aceh Jaya. Mereka dicambuk dengan hitungan bervariasi mulai dari 20 cambukan hingga 42 cambukan. (KOMPAS.COM/DASPRIANI Y ZAMZAMI)

Selain kedua pasangan nonmuhrim ini, sebut Hidayat, Mahkamah Syariyah Kota Banda Aceh juga mengeksekusi 6 orang lainnya yang terbukti di persidangan melakukan pelanggaran hukum syariat Islam.

Empat di antaranya adalah pasangan yang melakukan ikhtilat di sejumlah tempat di Banda Aceh, yakni RA (21 kali cambukan), SF (26 kali), RAS (26 kali), dan RD (25 kali).

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved