Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sosok Erix Soekamti, Anak Band yang Punya Sekolah hingga Pesawat

Bagi penggemar Endank Soekamti, pasti tak asing dengan sang vokalis. Ia adalah Erix Soekamti, vokalis band Endank Soekamti.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Instagram
Sosok Erix Soekamti, Anak Band yang Punya Sekolah hingga Pesawat 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Bagi penggemar Endank Soekamti, pasti tak asing dengan sang vokalis.

Ia adalah Erix Soekamti, vokalis band Endank Soekamti.

Ia dikabarkan mengarungi hari bahagia dalam pernikahan yang kedua pada hari ini Jumat (28/2/2020).

Secara sederhana, ia mengadakan pernikahan di KUA Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Diketahui, Erix mempersunting wanita bernama Shara.

Dilansir dari Tribun Seleb, momen bahagia produser sejumlah band di Indonesia itu bahkan juga dibagikan oleh istri pertama yakni Herdita.

Kedua istri Erix pun tampak kompak dalam sebuah foto berlibur satu kelurga penuh.

Profil

Adpaun nama Erix Soekamti sudha tak asing lagi di telinga para pecinta musik Tanah Air.

Namanya bahkan dikenal oleh musisi kawakan Indonesia.

Seperti halnya Kaka Slank yang kepergok ikut membubuhkan komentar ucapan selamat atas pernikahan kedua Erix Soekamti.

Di sisi lain front man band asal Yogyakarta ini juga memiliki berbagai sektor bisnis dan usaha.

Meskipun hasil manggung Endank Soekamti on ari dan off air tetap menjadi sumber penghasilan Erix Soekamti.

Punya Sekolah

Pernah diberitakan Tribunnews.com pada 2016, Erix diketahui mendirikan sekolah non-formal.

Bagi para pencinta musik pop punk nama Erix Soekamti tak asing ditelinga.

Erix merupakan salah satu personil band Endank Seokmati, salah satu band pop punk asal Yogyakarta.

Saat ini, tak hanya fokus pada Endank Soekmati, Erix mulai menunjukan kepedulian terhadap anak bangsa melalui DOES University.

DOES atau Diary of Erix Soekamti adalah sebuah program di kanal Youtube mengenai keseharian, kegiatan, dan pemikiran Erix Soekamti.

Diary of Erix Soekamti inilah yang kemudian menjadi cikal bakal DOES University.

Mempunyai fan based yang besar, membuat lelaki yang satu ini memutar otak bagaimana caranya dapat mewujudkan mimpi anak-anak muda berbakat diluar sana melalui sekolah animasi gratis.

"Sekolah yang ngajarin (apa) yang kamu suka, Yang kamu suka (kemudian) menjadi sebuah profesi," ujar Erix dalam salah satu diarinya.

"Target (DOES University) dalam waktu 4 bulan belajar, dia (peserta didik) harus menjadi professional dan punya karya. Lalu bulan kelima harus sudah mulai bekerja," tambah Erix.

Tak hanya bertujuan mulia, menurut Erix, DOES University merupakan ‘dendam pribadi’ yang ingin ia lakukan.

"Dulu waktu SMA aku ambil Sekolah Kejuruan Musik karena dulu suka sekali bass. Saat dites, disarankan guru lain untuk serius di alat musik lain. Guru itu lupa menanyakan aku suka atau gak," ungkap Erix.

"Jadinya aku seperti menipu diri sendiri. Belajar dua tahun tanpa alat musik yang tidak disuka jadinya mentok. Akhirnya aku berhenti sekolah. Bukan berontak terhadap sekolah, tapi aku ingin tekuni bakatku," tambah Erix.

Ia percaya bahwa apa yang diperjuangkannya untuk menjadi seorang bassis itu tidak salah, karena sampai sekarang Erix hidup dari profesinya sebagai bassis di Endank Soekamti.

Oleh karena itu, ia bercita-cita ingin punya sekolah yang siswanya bebas belajar apa saja yang mereka inginkan.

Komunitas menjadi modal dasar bagi DOES University untuk berjalan. Menurut Erix, jika tidak ada Kamtis Family, ia mungkin akan kebingungan untuk menjual produk kreatif DOES University.

Selain itu, melalui Kamtis Family, usaha kreatif DOES University lebih mengembangkan inovasi kreatif. Kenapa? Karena Erix berpendapat hal itu memberikan efek kepada komunitas, lingkungan dan industri sekitar.

"Pendanaan dalam bentuk penjualan merchandise saja kita sudah berkolaborasi dengan banyak industri, seperti cincin perak, tas, topi, dan lain-lain. Jadi, ekonomi sekitar pun bergerak. Lagipula dengan permodalan dari usaha sendiri demi keberlangsungan DOES Community dan University," ujar Erix.

Does University angkatan pertama pada tahun 2015 diikuti oleh 10 siswa yang berlatar belakang berbeda dan berasal dari berbagai daerah, seperti Jogja, Bandung, Surabaya, Balikpapan, Bali, dan lain-lain.

Modal awal yang di gunakan untuk membangun DOES University itu sekitar 300 juta rupiah, dimana dihasilkan dari penjualan merchandise DOES dan hasil dari pertunjukan band Endank Soekamti.

10 siswa ini di didik untuk menggeluti dunia multimedia dan animasi serta berkewajiban mengabdi selama satu tahun untuk mendidik adik kelasnya di angkatan berikutnya.

Kini, setelah satu tahun berdiri, DOES mempunyai 58 siswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang fokus ingin menimba ilmu animasi secara gratis.

Berkat proses belajar mereka. pada akhir oktober ini, DOES University akan meluncurkan video klip animasi lagu anak.

Kedepannya, Erix berkomitmen ingin menghasilkan Siswa DOES University yang berkualitas dan dapat menghasilkan karya yang mendunia

Selain itu, Erix juga membuat kurikulum pendidikan untuk satu tahun. Kurikulum ini mereka dapatkan dari berbagai grade ilmu animasi dan komunikasi dari berbagai kampus.

Diharapkan melalui silabus dan tenaga pengajar yang ada bisa membuat siswa didik lebih berkompeten dari pada sebelumnya.

Erix juga membangun website Vlogfest.com , yaitu tempat berkumpul berbagai vlogger untuk membuat sebuah karya. Hasil dari karya dari situs tersebut akan digunakan untuk pembangunan DOES University kedepannya.

Punya Pesawat

Lalu diberitajkan Tribun Jateng, ternyata Erix juga memiliki sebuah pesawat latih.

Seperti yang pernah diberitakan, berawal dari kabar kecelakaan sebuah pesawat latih PK S-S160 jatuh di pekarangan rumah warga di Dusun Gading 1, RT 12, RW 01, Gading, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta, Selasa (4/9/2018) petang.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pesawat dengan seri PK S160 itu dipiloti Faslan Havisha dengan co pilot Erik Kristianto yang lebih dikenal dengan Erix Soekamti, vokalis Endank Soekamti.

Keduanya selamat dan dibawa langsung ke Yogyakarta.

Pesawat berwarna merah kuning itu bertuliskan Sky Ranger PK S-S160 masih di atas pohon.

Di berita lain, musisi asal Yogya Erix Soekamti membagikan pengalamannya saat memperlajari bagaimana caranya menerbangkan pesawat.

Di pesawat berkelir merah dan kuning ini, Erix melakukan berbagai macam prosedur sebelum terbang, mulai dari memeriksa kondisi pesawat hingga belajar bagaimana caranya berkomunikasi dengan Air Traffic Controller (ATC).

"Hari ini adalah jadwal pertamaku terbang perdana. Nah semoga semuanya berjalan dengan lancar. Setelah ground class, setelah mengenal pesawat, sekarang jadwalnya untuk praktik terbang," jelas Erix Soekamti dalam vlog yang diunggah pada 22 Agustus 2018 tersebut.

Adapun pesawat yang digunakannya yakni pesawat ringan bernomor PK-S160.

Motor dan Mobil

Erxi diketahui juga memiliki sejumlah mobil.

Selain untuk usaha, mobil digunakan untuk berpergian.

Ia juga memiliki motor kesayangan.

Yakni Honda CRF250L Rally, dikenal sebagai motor tangguh yang mampu melibas segala medan.

Sejumlah kegiatannya menerabas alam pun juga ia bagikan ke dalam akun Instagram milliknya.

Data Diri:

Nama lengkap: Erix Soekamti

Instagram: @erixsoekamti

Lahir: 1 April 1980

Tempat Lahir: Surabaya

Anak: God Bless You, Barakallah

Grup musik: Endank Soekamti (sejak 2001)

Album:

Kelas 1 (2003) (Proton Record)

Pejantan Tambun (2005) (Warner Music Indonesia)

Sssttt...!!! (2007) (Warner Music Indonesia)

Soekamti.com (2010) (Nagaswara)

Angka 8 (2012) (Euforia Records)

Kolaborasoe (2014) (Euforia Records)

Soekamti Day (2016) (Euforia Records)

Salam Indonesia (2017) (Euforia Records)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved