Breaking News:

Derita Gadis Mamuju, Jelang Nikah Mantan Pacar Sebar Video Mesum Saat Pacaran, Ada 13 Video

Derita Gadis Mamuju, Jelang Nikah Mantan Pacar Sebar Video Mesum Saat Pacaran, Ada 13 Video

Ist
Derita Gadis Mamuju, Jelang Nikah Mantan Pacar Sebar Video Mesum Saat Pacaran, Ada 13 Video 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Seorang pria di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Saat Pacaran

Dia ditangkap lantaran tak merelakan kekasihnya, A (23) dipersunting atau dinikahi pria lain.

WA merupakan salah satu pegawai tenaga kontrak di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar.

Dia ditangkap oleh Satuan Reskrim Polresta Mamuju.

Jokowi Umumkan 2 Warga Indonesia Positif Corona: Rupiah Anjlok hingga Rp 14.375 per Dollar AS

Fakta-fakta Pemeran Video Panas Calon Pengantin, Bekerja di DPRD Disebar Kekasih di Dispora Sulbar

Corona Sudah Masuk di Indonesia, NA: Tenang, Jangan Panik!

Virus Corona Masuk Indonesia, Kenali Gejala & Lakukan 11 Cara Supaya Tidak Terinfeksi

Apa Sebenarnya yang Terjadi? Jawaban Pejabat Jokowi Berbeda-beda Ditanya tentang Sewa Pesawat ke AS

WA beberapa kali melarang kekasihnya tersebut, untuk menerima lamaran pria lain.

namun pihak keluarga A, tetap ingin melanjutkan pernikahan tersebut.

Hal tersebut membuat WA mengeluarkan 'jurus pemungkas'.

Koleksi video panas yang dilakukan bareng A, akan disebar di media sosial. Keduanya memang sudah sering melakukan aksi panas.

Jokowi Umumkan 2 Warga Indonesia Positif Corona: Rupiah Anjlok hingga Rp 14.375 per Dollar AS

Fakta-fakta Pemeran Video Panas Calon Pengantin, Bekerja di DPRD Disebar Kekasih di Dispora Sulbar

Corona Sudah Masuk di Indonesia, NA: Tenang, Jangan Panik!

Virus Corona Masuk Indonesia, Kenali Gejala & Lakukan 11 Cara Supaya Tidak Terinfeksi

Apa Sebenarnya yang Terjadi? Jawaban Pejabat Jokowi Berbeda-beda Ditanya tentang Sewa Pesawat ke AS

Namun ternyata direkam oleh si pria untuk dijadikan 'senjata'.

Wanita tersebut merupakan salah satu tenaga kontrak di Sekwan DPRD Sulbar.

Ia mengancam akan menyebar video panasnya, setelah kekasihnya A, dilamar oleh pria lain.

Pelaku Suah Berkeluarga

Belakangan, diketahui WA sudah berkeluarga dan memiliki dua anak.  Kini mendekam di ruang tahan Polresta Mamuju.

Kanit II Tipidter Satreskrim Polresta Mamuju, Ipda Japaruddin mengatakan, kasus tersebut berawal pada Desember 2019.

Pelaku menerima kabar bahwa korban dilamar oleh pria lain dari Kalimantan.

"Bahkan undangan pernikahan korban sudah dicetak dan siap disebar,"kata Ipda Japaruddin saat konferensi pers di Mapolres, Sabtu (29/2/2020) siang.

Namun setelah pelaku mengetahui kabar korban telah dilamar pria lain, dia keberatan dan nekat mengancam untuk menyebarkan video tersebut.

Alasannya karena ia tidak ingin berpisah dengan kekasihnya.

"Korban diancam kalau tidak dibatalkan pernikahan, dia akan sebarkan video porno itu," ujar Japar.

Bahkan ada salah satu keluarga calon suami korban di Kaltim, juga dikirimi screenshot video via messenger.

"Dia sampaikan ke A, bahwa saya punya video sama. Kalau pernikahan tidak dibatalkan akan saya sebarkan videonya,"ungkap Japar.

Ipda Japar menuturkan, korban sudah menjalin hubungan dengan pelaku sekitar empat tahun.

Namun korban baru mengetahui pelaku sudah berkeluarga setelah hubungan asmara berjalan satu tahun.

"Pelaku pernah menjanji korban untuk menceraikan istrinya, sehingga hubungan terus berlanjut,"kata dia.

Korban saat melapor ke Polresta Mamuju mengakui memang telah berulang kali melakukan hubungan badan layaknya suami istri dengan pelaku. Bahkan sudah tidak dapat dihitung lagi.

"Dia (korban) sudah tidak bisa hitung lagi, berapa kali melakukan hubungan badan selama empat tahun menjalin asmara,"ucapnya.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Minarto mengatakan, pihaknya sudah mengirim video panas tersebut ke labfor Makassar untuk melihat konten videonya

"Kami rencana libatkan tiga ahli dari Kementerian Agama. Kemungkinan diarahkan ke MUI untuk melihat unsur asusila,"kata Kombes Minarto kepada wartawan di Mapolres.

Rencananya juga akan koordinasi dengan Kementerian Kominfo, untuk mengetahui transaksi atau proses transpor video dan gambar dari ponsel pelaku ke saksi-saksi.

Jokowi Umumkan 2 Warga Indonesia Positif Corona: Rupiah Anjlok hingga Rp 14.375 per Dollar AS

Fakta-fakta Pemeran Video Panas Calon Pengantin, Bekerja di DPRD Disebar Kekasih di Dispora Sulbar

Corona Sudah Masuk di Indonesia, NA: Tenang, Jangan Panik!

Virus Corona Masuk Indonesia, Kenali Gejala & Lakukan 11 Cara Supaya Tidak Terinfeksi

Apa Sebenarnya yang Terjadi? Jawaban Pejabat Jokowi Berbeda-beda Ditanya tentang Sewa Pesawat ke AS

Ada 13 Video

Ia mengatakan, video yang diperoleh penyidik dari ponsel pelaku ditemukan 13 konten video dan beberapa foto.

"Mereka biasa video call lalu di screenshot, kemudian ada adegan langsung. Untuk TKP banyak, ada di rumah laki-laki, rumah tante laki-laki, dan rumah korban sendiri.

 

Bahkan sudah tidak bisa mengingat semua dimana saja karena sakin seringnya dilakukan,"pungkasnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Selain itu, nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Follow Instagram Tribun Timur

Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved