Terungkap Sebab Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Pilih Tinggalkan Siswa Saat Susur Sungai Demi Urusan Ini

Terungkap sebab pembina Pramuka SMPN 1 Turi pilih tinggalkan siswa ternyata demi urusan ini.

KOMPAS TV
Terungkap sebab pembina Pramuka SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta pilih tinggalkan siswa ternyata demi urusan ini. Akibat kelalaiannya, ratusan siswa hanyut. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Terungkap sebab pembina Pramuka SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta pilih tinggalkan siswa ternyata demi urusan ini.

Kelalaian berujung pada petaka.

Satuan Reskrim Polres Sleman menetapkan 3 pembina Pramuka SMPN 1 Turi sebagai tersangka.

Ketiga tersangka ini berinisial IYA (36) warga Caturharjo, Sleman yang juga sebagai guru olahraga; R (58) warga Turi yang juga guru seni budaya; dan DS (58) warga Ngaglik.

Ketiganya dianggap bertanggung jawab atas kejadian tenggelam siswa saat susur sungai.

Semua tersangka telah memiliki sertifikat Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka, namun dinilai lalai dalam mengedepankan manajemen risiko.

Wakapolres Sleman Kompol Akbar Bantilan saat konferensi pers Selasa (25/2/2020) mengatakan, setelah dilakukan gelar perkara, telah cukup didapatkan alat bukti sehingga penyidik menambah daftar tersangka yang semula hanya YIA bertambah 2 orang, yakni R dan DS.

 "Ketiga pembina ini sama sekali tidak ada kesiapan, sementara gejala alam sudah terbaca, cuaca mendung, dan ada tanda gerimis, dan siswa hanya bisa menurut," ujarnya.

"Ketiganya punya sertifikat dalam hal kepramukaan tapi kesiapan itu yang tidak dipikirkan dan berdampak pada siswa-siswi," katanya mengimbuh.

Berdasarkan fakta hasil pemeriksaan, dari 7 pembina yang bertugas saat itu, hanya 4 yang ikut susur sungai.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved