Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM vs Shan United

Wiljan Pluim Dapat Hukuman Tambahan, Bojan Hodak Bilang Begini

"Inilah yang terjadi kalau orang-orang tidak mengerti sepak bola mau mengurus bola," kata Bojan pada sesi konfrensi pers usai laga PSM vs Shan United

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Sudirman
fahrizal/tribun timur
Pelatih PSM Bojan Hodak 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Pelatih Kepala PSM Makassar, Bojan Hodak berang dengan keputusan AFC yang memberi hukuman tambahan untuk Wiljan Pluim.

Ia bahkan menyebut, ada orang yang tak mengerti sepak bola di AFC.

"Inilah yang terjadi kalau orang-orang tidak mengerti sepak bola mau mengurus bola," kata Bojan pada sesi konfrensi pers usai laga PSM vs Shan United, di Syafion Madya, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Kekesalan Bojan muncul akibat pemberitahuan tambahan hukuman bagi kaptennya itu, datang sehari sebelum pertandingan berlangsung.

Padahal, Ia telah mempersiapkan strategi jauh-jauh hari untuk melawan Shan United, dan Pluim menjadi salah satu pemain andalan dalam strateginya itu.

"Satu hari jelang pertandingan Wiljan Pluim dihukum tidak bisa main untuk dua laga ke depan, termasuk untuk laga ini," ujarnya.

Pemberitahuan mendadak ini, mempengaruhi strateginya, sebab Ia tak bisa mengganti Pluim secara tiba-tiba.

"Kita sudah persiapan Wiljan Pluim, dan kita tidak bisa merubah taktik begitu saja," katanya.

Meski tanpa Pluim, PSM tetap mampu memenangkan pertandingan ini dengan skor 3-1.

Tiga gol PSM dicetak masing-masing Giancarlo Rodrigues di menit ke-2, Yakob Sayuri menit ke-51, dan Ferdinand Sinaga di menit injury time. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved