Tribun Bulukumba

Sidang Dugaan Penjualan Lahan Tahura di Bulukumba, JPU Hadirkan 15 Saksi

Kasus dugaan penjualan lahan Tahura seluas 41,2 hektare, di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, telah memasuki masa persidangan.

Sidang Dugaan Penjualan Lahan Tahura di Bulukumba, JPU Hadirkan 15 Saksi
TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Kasi Pidsus Kejari Bulukumba Andi Thirta Massaguni (kanan) dan Kasi Intel Kejari Bulukumba Syahfrul (kiri), saat konferensi pers, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus dugaan penjualan lahan taman hutan raya (Tahura) seluas 41,2 hektare, di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, telah memasuki masa persidangan.

Proses persidangan tidak dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba, tapi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ada tiga orang tersangka yang ditetapkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, dalam kasus penjualan tanah negara ini.

Mereka adalah mantan camat Bontobahari berisial AM, serta dua warga Bontobahari, yang masing-masing berinisial MN dan MU.

Namun, yang lanjut ke proses persidangan adalah AM dan MN, pasalnya MU telah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Dalam kasus ini, Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bulukumba mengantongi sedikitnya dua alat bukti, yakni berupa bukti kepemilikan lahan yang diduga palsu dan akte jual beli (AJB).

Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, Rabu (26/2/2020), menjelaskan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses persidangan.

Untuk pekan ini, agenda sidang dugaan penjualan lahan tahura berlangsung selama tiga hari, yakni mulai Selasa-Kamis (25-27/2/2020).

Tak tanggung-tanggung, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan sebanyak 15 orang saksi, untuk menguatkan dakwaan.

"Rencananya 15 orang saksi yang kita hadirkan. Ada dari unsur pemerintahan dan juga dari masyarakat," jelas Andi Thirta Massaguni kepada Tribun Timur, melalui pesan WhatsApp.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved