Di FH Unhas, Appi: Makassar Butuh Pemimpin Humanis
Kegiatan bertema Creating The Good Governance with Humaniversity ini, dilaksanakan di Baruga Prof Baharuddin Lopa FH Unhas
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bakal calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pemerintah harus mengedepankan sisi humanis dalam memimpin.
Hal tersebut, agar kebijakan yang dikeluarkan selalu berpihak pada masyarakat.
"Produk hukum yang dihasilkan harus mampu meninggikan sisi humanis, sehingga tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas," kata pria yang akrab disapa Appi ini.
CEO PT PSM Makassar ini menambahkan, saat ini masih banyak hal yang belum tersentuh di Makassar.
Karena itu, Makassar butuh sosok pemimpin yang dapat membuat kota ini jadi lebih indah.
Hal ini dikatakan Appi saat menjadi pembicara di Alumni Session Fakultas Hukum (FH) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang digelar sebagai rangkaian Dies Natalis ke-68.
Kegiatan bertema Creating The Good Governance with Humaniversity ini, dilaksanakan di Baruga Prof Baharuddin Lopa FH Unhas, Rabu (26/2/2020) pagi.
Pembicara lain yaitu, Dekan FH Unhas, Prof Farida Patittingi, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ina Kartikasari. Moderator dosen FH Unhas, Ahsan Yunus.
Appi dan Ina adalah alumni FH Unhas angkatan 93.
Dalam sambutannya, Prof Farida mengatakan, dunia kampus harus netral dalam berpolitik agar tercipta lulusan yang berkualitas.
"Dunia politik itu berbeda dengan dunia kampus. Secara politik kita harus memihak, tetapi di dunia kampus, kita harus netral," ujarnya.
"Kami harus selalu memamerkan alumni-alumni kita. Ini membuat kita semakin baik untuk ke depannya," jelasnya disambut tepuk tangan peserta.
Sedangkan Ina Kartikasari mengatakan bisa berada diposisinya sekarang (Ketua DPRD Sulsel) tidak lepas dari almamaternya.
"Posisi saya tidak mungkin seperti ini tanpa almamater FH-Unhas," ujarnya.
Dia berharap, semua peserta yang menghadiri alumni session ini, nantinya menggantikan posisi mereka.
Ina menjelaskan tiga hal yang perlu dimiliki untuk menjadi pemimpin yang baik. Yaitu tanggungjawab, keterbukaan, dan partisipasi masyarakat,
Karena menurutnya, pemerintahan yang baik adalah yang berpihak pada masyarakat.
"Segala hal yang kami lakukan, baik dalam anggaran maupun peraturan semua untuk masyarakat," jelasnya.