Tribun Mamasa

Belasan Tahun Tak Nikmati Jalan Beraspal, Warga Nosu Ancam Pisah dari Mamasa

Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat telah berusia 18 tahun, namun infrastruktur jalan masih saja menjadi keluhan warga.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasriyani Latif
Belasan Tahun Tak Nikmati Jalan Beraspal, Warga Nosu Ancam Pisah dari Mamasa
Semuel/Tribunmamasa.com
Kondisi Jalan Poros Nosu-Pana, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

TRIBUNMAMASA.COM, NOSU - Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat telah berusia 18 tahun, namun infrastruktur jalan masih saja menjadi keluhan warga.

Infrastruktur jalan masih menjadi persoalan serius dibeberapa kecamatan, seperti ruas jalan Sumarorong, Nosu dan Pana'.

Warga di dua kecamatan yakni Kecamatan Nosu dan Pana nyaris tidak menikmati kemerdekaan yang sesungguhnya.

Betapa tidak, jalan yang menghubungkan tiga kecamatan ini tak ubahnya seperti kubangan kerbau jika musim hujan.

Status poros Sumarorong, Nosu dan Pana' merupakan jalan strategis provensi.

Karena masih status istrategis, jalan ini belum menjadi tanggungjawab sepenuhnya oleh pihak provinsi.

Dengan begitu, persoalan jalan di tiga kecamatan itu masih bisa mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Mamasa.

Ironisnya, antara pemerintah kabupaten dan provinsi seolah saling lempar tanggungjawab.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, Kepala Dinas PUPR Mamasa mengatakan, jalan itu merupakan tanggungjawab pihak provinsi.

Namun berbeda yang disampaikan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar saat berkunjung ke Mamasa beberapa bulan lalu.

Menurut Ali Baal Masdar, jalan Nosu-Pana masih berstatus sebagai jalan strategis, belum sepenuhnya diserahkan ke Pemprov.

Persoalan jalan inipun masih terus menjadi polemik, lantaran warga menganggap pemerintah daerah tidak mampu menyelesaikan persoalan itu.

Karena tak kunjung tuntas, wargapun terus mendesak pemda untuk menyelesaikan persoalan itu.

Bahkan jika tidak mendapat perhatian pemerintah, warga mengancam mengekuarkan referendum memisahkan diri dari Kabupaten Mamasa.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved