Siswa Dihukum Makan Kotoran

Ketum IGI: Indonesia Darurat Guru, Presiden Jokowi Harus Turun Tangan, Menteri Nadiem Tak Sanggup

Ketum IGI: Indonesia Darurat Guru, Presiden Jokowi Harus Turun Tangan, Menteri Nadiem Makarim Tak Sanggup

Ketum IGI: Indonesia Darurat Guru, Presiden Jokowi Harus Turun Tangan, Menteri Nadiem Tak Sanggup
Kompas.com
Ketum IGI: Indonesia Darurat Guru, Presiden Jokowi Harus Turun Tangan, Menteri Nadiem Tak Sanggup 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus memalukan siswa dihukum makan kotoran di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencoreng dunia pendidikan.

Kasus ini menjadi peringatan keras terutama kepada pengambil kebijakan untuk berbenah total.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim menyebut peristiwa memalukan dunia pendidikan seperti kasus siswa dihukum makan kotoran adalah kesalahan berjamaah.

Diawali dari pola rekrutmen guru yang tidak jelas. Tidak punya standar.

KRONOLOGI 77 Siswa Kelas 7 Dihukum Makan Kotoran Manusia, Terbongkar di Grup WhatsApp Orangtua

ASN Wajib Tahu! Selain Foto Bersama, Juga Dilarang Like di Medsos Calon Kepala Daerah

Daftar Harga Hp Samsung Akhir Februari 2020, Galaxy A20, Galaxy A50, A51 & Galaxy A70, Spesifikasi

"Rentetan kejadian kejadian ini tak terlepas dari pola rekrutmen guru kita yang serampangan dan pemerintah cenderung lepas tangan dan membiarkan hal itu terus-menerus terjadi," kata Ramli Rahim via keterangan tertulis, Selasa (25/2/2020).

Kemdikbud tidak pernah membuat aturan Bagaimana pola rekrutmen guru non PNS di sekolah-sekolah sehingga yang terjadi adalah pola rekrutmen yang tidak jelas dan sama sekali tidak mempertimbangkan kompetensi Sang Guru.

Persoalan Kompetensi ini bukan hal yang sepele karena menyangkut 4 kompetensi dasar yang harus dimiliki seorang guru untuk bisa diberikan kepercayaan berdiri dihadapan kelas yaitu kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, Kompetensi sosial dan yang paling penting adalah kompetensi kepribadian.

"Bahkan seorang guru mampu memperoleh NUPTK tidak melewati proses proses yang sesungguhnya untuk diangkat menjadi guru. Guru diangkat tanpa seleksi tanpa uji kompetensi dan bahkan para kepala daerah tidak mengerti kualitas dari para guru tersebut," lanjutnya.

Di sisi lain guru pensiun, guru yang terangkat menduduki jabatan struktural, guru yang diangkat menjadi kepala sekolah, guru yang diangkat menjadi pengawas sekolah, dan guru yang berhenti mengajar karena sebab-sebab tertentu Tidak dibuatkan regulasi Bagaimana mengganti mereka sementara kejadiannya terus-menerus terjadi di dan terus-menerus terjadi pembiaran.

KRONOLOGI 77 Siswa Kelas 7 Dihukum Makan Kotoran Manusia, Terbongkar di Grup WhatsApp Orangtua

ASN Wajib Tahu! Selain Foto Bersama, Juga Dilarang Like di Medsos Calon Kepala Daerah

Daftar Harga Hp Samsung Akhir Februari 2020, Galaxy A20, Galaxy A50, A51 & Galaxy A70, Spesifikasi

Berikut rilis resmi Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI):

Halaman
123
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved