Dari 106 Travel Umrah di Sulsel, Hingga Maret 2020, Patriawisata Berangkatan 1500 Jamaah

Yang kantor pusat dan pengelolanya di Sulsel ada 49 unit. Sedangkan usaha travel umrah berstatus cabang dari daerah lain 51 unit.

Dari 106 Travel Umrah di Sulsel, Hingga Maret 2020, Patriawisata Berangkatan 1500 Jamaah
dok_cortesy_patriawisata
Kabid Penyelanggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sulsel Dr Kaswad Sartono di acara Tour Manasik Umrah Akbar Patria Wisata di Claro Hotel, Makassar Minggu (23/2/2020). 

Yang kantor pusat dan pengelolanya di Sulsel ada 49 unit. Sedangkan usaha travel umrah berstatus cabang atau perwakilan dari daerah lain, khususnya Jawa, ada 57 unit.

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM — Rentetan kasus gagal berangkat jamaah haji dan umrah di Indonesia serta rangkaian deregulasi dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi tiga tahun terakhir, tak menyurutkan animo masyarakat, untuk menyelenggarakan ibadah wisata spiritual ini.

Data dari Kementerian Haji Arab Saudi jumlah jemaah umrah yang masuk ke Arab Saudi hingga bulan Desember 2019 mencapai 2,2 juta orang lebih berangkat mulai awal musim umrah 1441 Hijriah, sejak September lalu.

Dari jumlah tersebut Pakistan, Indonesia, India dan Malaysia menjadi terbesar. Pakistan mengirim lebih 450 ribu jemaah disusul, Indonesia 399 ribu jemaah, India 238 ribu dan Malaysia 110 ribu jemaah.

Sekitar 1000 calon jamaah umrah hadiri manasik di acara Tour Manasik Umrah Akbar Patria Wisata di Claro Hotel, Makassar Minggu (23/2/2020).
Sekitar 1000 calon jamaah umrah hadiri manasik di acara Tour Manasik Umrah Akbar Patria Wisata di Claro Hotel, Makassar Minggu (23/2/2020). (courtesy_Patria_wisata)

Di Indonesia, sejumlah daerah dikenal sebagai daerah dengan jumlah jemaah umrah yang cukup besar diantaranya Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan (Sulsel). Dibanding tahun 2015 hingga 2018, jamaah asal Indonesia terkoreksi.

“Penyelanggaran haji dan umrah kita semakin tahun, terus membaik, memang ada kebijakan baru dari kerajaan Arab Saudi, namun itu tak menyurutkan animo masyarakat di Sulsel,” kata  Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono, saat memberi sambutan di acara Tour Manasik Umroh Akbar 1500 Jamaah dan Ultah Ke-15 Patriawisata di Claro Hotel, JL AP Pettarani, Makassar, Minggu (23/2/2020) lalu.

Hadir dalam acara itu Ketua PW NU Sulsel KH Hamzah Harun Ar Rasyid, Direktur Utama  PT Saudi Patria Wisata, H Faisal Ibrahim Msi, pembimbing ibadah H Muh Arif Arfah.Lc, H Dimas Maryono MA dan H Azhar tamanggong MA.

Di Indonesia sendiri, Sulsel selalu berada di urutan kedua dan ketiga, jumlah jamaah yang diberangkat setelah Jawa Barat dan Jawa Timur.

Khusus Patria Wisata misalnya, dalam periode Maret 2019 ini, akan memberangkatkan sekitar 1500 jamaah. “Ini belum termasuk sekitar 200-n jamaah yang akan kita berangkatkan akhir Februari,” kata  Direktur Utama  PT Saudi Patria Wisata, H Faisal Ibrahim  melalui pembimbing jamaahnya, Arif Arfah kepada Tribun, kemarin.

Melansir data dari otoritas haji dan umrah wilayah Sulsel, hingga akhir 2019 lalu, dari sisi kelembagaan kantor pusat perusahaan jamaah haji yang beroperasi di Sulsel, 106 unit.

Kemenag Sulsel Curiga Travel Umrah Resmi Main Mata dengan Travel Abal-abal

Bos Umrah Global Tour Meninggal Dunia

Halaman
123
Penulis: Alfian
Editor: Thamzil Thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved