Penganiayaan di Lara

Penganiayaan di Lara Luwu Utara, Keterangan Korban dan Pelaku Beda

Dua remaja pelaku penganiayaan di Dusun Karya Mulya, Desa Lara, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menyerahkan diri.

Polsek Baebunta
Dua remaja pelaku penganiayaan di Dusun Karya Mulya, Desa Lara, Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara, Sulsel, menyerahkan diri ke Polsek Baebunta. 

TRIBUNLUTRA.COM, BAEBUNTA SELATAN - Dua remaja pelaku penganiayaan di Dusun Karya Mulya, Desa Lara, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menyerahkan diri ke Polsek Baebunta.

Pelaku adalah FZ (14) dan AR (14), keduanya sama-sama masih berstatus pelajar tingkat SMP.

Keduanya dilaporkan menganiaya Ibnu Hardiansyah (18), warga Dusun Rambu Bulae, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Baebunta.

"Atas kejadian ini pelaku keberatan dan melaporkannya ke Polsek Baebunta, untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Kapolsek Baebunta, Iptu Rodo Parulian Manik, Senin (24/2/2020).

Rodo menyebutkan, berdasarkan keterangan korban sekaligus pelapor, kejadian penganiayaan bermula ketika pelaku geber gas motor dan membuang ludah saat korban dan temannya nongkrong di samping SMAN 7 Luwu Utara.

Tak berselang lama, pelaku datang lagi dan terjadi penganiayaan yang mengakibatkan luka robek pada bagian kepala korban.

"Berdasarkan keterangan pelaku, luka robek yang dialami karena dihantam batu oleh pelaku," kata Rodo.

Sementara itu, keterangan kedua pelaku berbeda dengan apa yang disampaikan oleh korban.

Menurut pelaku, kejadian bermula pada saat mereka berboncengan mengendarai motor untuk membeli minuman.

Dalam perjalanan korban menghentikan kendaraan mereka.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved