Pemprov Sulsel

23 Ribu Honorer di Pemprov Sulsel Bakal Jadi Tenaga Magang, BKD: Tunggu Evaluasi Awal OPD

Data awal BKD, ada 23 ribu honorer di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel.

muh fadhly
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Asri Sahrun Said menjawab beberapa pertanyaan dari jurnalis di Assessment Center Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Senin (24/2/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan, bakal merubah status tenaga honorer menjadi tenaga magang.

Data awal BKD, ada 23 ribu honorer di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel.

"Tapi kita sementara evaluasi dan meminta data ke semua OPD untuk menyampaikan hasil evaluasi awal,"ujar Kepala BKD Sulsel, Asri Sahrun Said, Senin (24/2/2020).

Hasil evaluasi awal ini akan ditindak lanjuti dengan penetapan surat keterangan magang secara kolektif.

Perubahan tersebut mengacu pada mandat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, serta Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Juga Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 tentang pengangkatan pegawai honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

"PP tersebut mengatur agar Pemda tidak lagi mengangkat tenaga honorer, menyikapi itu masih banyaknya kawan-kawan kita yang melaksanakan tugas sebagai honorer sehingga kita melakukan kebijakan itu," ujar Asri.

Status pegawai honorer dengan tenaga magang memiliki perbedaan yang jauh.

Menurut Asri, jika tenaga honorer bisa diangkat tanpa batasan waktu, maka tenaga magang diangkat dengan batasan waktu.

Tenaga magang akan rutin dievaluasi setidaknya sekali dalam setahun. Jika hasil kinerjanya baik, maka akan dilanjutkan. 

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved