Pengeroyokan Siswa SMK di Gowa

Siswa Gowa Dikeroyok, PW Pemuda Muhammadiyah Minta Disdik Sulsel Evaluasi Standar Keamanan Sekolah

Kasus pengeroyokan siswa SMK Negeri 2 Sungguminasa kini mulai diselidiki oleh Kepolisian Resor Gowa.

Siswa Gowa Dikeroyok, PW Pemuda Muhammadiyah Minta Disdik Sulsel Evaluasi Standar Keamanan Sekolah
ari maryadi/Tribungowa.com
Keluarga korban datang melapor ke Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Kabupaten Gowa, Minggu (23/2/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kasus pengeroyokan siswa SMK Negeri 2 Sungguminasa kini mulai diselidiki oleh Kepolisian Resor Gowa.

Korban pengeroyokan bernama ABR (16). Menanggapi hal tersebut, Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan Ridwan Fawallang ikut menyayangkan kejadian tersebut.

Ridwan menilai aksi kekerasan dalam lingkungan sekolah tersebut harus menjadi evaluasi bagi Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurutnya, standar operasional pelayanan keamanan sekolah harus memastikan keamanan bagi siswa dan guru di lingkungan sekolah (SMA).

Apalagi korban mengalami aksi pengeroyokan ketika sedang belajar dalam kelas. Guru kelas tak mampu menghalangi para pelaku.

"Kita minta Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi melakukan evaluasi terhadap SOP keamanan," kata Ridwan kepada Tribun, Minggu (23/2/2020).

Ridwan melanjutkan, evaluasi SOP keamanan sekolah harus menjadi perhatian pemerintah agar kasus kekerasan tersebut tidak terulang kembali.

Ia menegaskan, siswa sekolah merupakan generasi muda Indonesia yang disiapkan menjadi pemimpin di masa mendatang.

"Kita berharap peristiwa kekerasan ini tidak terjadi dan terulang terhadap para siswa sebagai peserta didik yang lain," tegasnya.

Ridwan juga berharap Polres Gowa segera menangkap para pelaku dan menghukum dengan adil.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved