Uji Bright Gas
Pertamina Uji Keunggulan Bright Gas Sebagai Bahan Bakar Traktor di Sidrap
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII tengah melakukan uji terap traktor berbahan bakar Bright Gas.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII tengah melakukan uji terap traktor berbahan bakar Bright Gas.
Dalam uji coba penerapan elpiji non-subsidi sebagai bahan bakar traktor ini, Pertamina menggandeng salah satu kelompok tani yang berada di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
Jenis traktor yang digunakan pada uji terap ini adalah traktor tangan. Dimana jenis traktor ini sering digunakan petani di Kabupaten Sidrap untuk membajak sawah.
Sedangkan, Bright Gas yang digunakan ialah ukuran tabung 5,5 kg.
Demikian disampaikan Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan.
"Uji terapnya dilakukan sejak awal Februari ini," katanya melalui rilisnya, Kamis (20/2/2020).
Ia memaparkan beberapa keunggulan dari penggunaan Bright Gas sebagai pengganti bahan bakar traktor ini.
Yakni, Elpiji jenis Bright Gas telah memiliki teknologi Double Spindel Valve System (DSVS) yang membuat Bright Gas dua kali lebih aman dalam mencegah kebocoran pada kepala tabung.
Selain itu, Bright Gas juga telah memiliki Cap Seal Hologram, Laser Marking Unique Code dan fitur Optical Color Switch (OCS).
Berguna untuk keamanan, jaminan kualitas dan ketepatan isi elpiji pada tabung sekaligus sebagai proteksi supaya tidak dapat dipalsukan.
"Alasan lain dipilihnya Bright Gas karena produk ini telah dilengkapi dengan stiker petunjuk penggunaan tabung LPG yang aman dan jaminan kualitas sesuai dengan standar," jelasnya.
Lebih lanjut dipaparkan, inovasi ini dilakukan dalam upaya mendukung program pemerintah yakni konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).
"Dengan adanya traktor berbahan bakar Bright Gas ini diharapkan dapat menggantikan traktor berbahan bakar solar sehingga sedikit banyak bisa mengurangi beban subsidi pemerintah," ujarnya.
Hatim berharap traktor berbahan bakar Bright Gas ini dapat menjadi primadona baru di kalangan kelompok tani.
"Dengan program konversi dapat berjalan dengan baik," tutupnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pertamina-persero-uji-terap-traktor-berbahan-bakar-bright-gas.jpg)