Longsor di Tana Toraja
4 Ruas Jalan di Rano Tana Toraja Tertutup Longsor, Tak Bisa Dilalui Kendaraan
Seperti yang terjadi di Lembang (Desa) Rano Utara, Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja.
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kabupaten Tana Toraja sejak sepekan terakhir.
Akibatnya, sejumlah wilayah terkena dampak bencana longsor.
Seperti yang terjadi di Lembang (Desa) Rano Utara, Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja.
Di daerah tersebut dikabarkan terjadi bencana longsor di tujuh titik.
Saat ini, masih ada empat ruas jalan tertutup dan tidak bisa dilalui kendaraan.
Salah satu warga, Yohanis mengatakan, kejadian bencana longsor mulai terjadi sejak Selasa (18/2/2020) lalu.
Yohanis mengungkapkan, sejak bencana longsor terjadi, warga di tiga dusun terisolir dan mengakibatkan perekonomian lumpuh.
"Kami harap semoga diatasi, kasian kami disini," kata Yohanis.
Yohanis juga menerangkan, pasca longsor warga telah melakukan upaya pembersihan melakukan alat seadanya.
Namun, hal tersebut nampaknya sia-sia lantaran materil longsor yakni tanah bercampur batu sangat berat.
Sehingga perlu membutukan penaganan dari alat berat. (*)
Laporan wartawan : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bencana-longsor-di-kecamatan-rano-kabupaten-tana-toraja.jpg)