Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bank Mega Syariah

Bank Mega Syariah Temui Sekprov, Tawarkan Bayar Pajak Via Online

Branch Manager Bank Mega Syariah Makassar, Hadidjah Samad menemui Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Humas Pemprov Sulsel
Branch Manager Bank Mega Syariah Makassar, Hadidjah Samad menemui Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, di Ruang Kerja Sekprov, Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Branch Manager Bank Mega Syariah Makassar, Hadidjah Samad menemui Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, di Ruang Kerja Sekprov, Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (19/2/2020).

Hadidjah mengatakan, Bank Mega Syariah ada banyak program yang ditawarkan ke masyarakat dan pemerintah daerah.

Misalnya, pembayaran pajak secara online, dan penawaran pembiayaan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Sekarang karena serba digital, online, kami juga ada program ekosistem. Kami memberikan pelayanan sistem digital banking, dimana bisa membuka rekening via online tanpa harus datang ke bank," terangnya.

"Pembayaran pajak kendaraan bermotor pun bisa via online," katanya.

Bank Mega Syariah juga punya program menarik seperti tabungan utama, berkah haji, berkah utama, rencana pendidikan, umroh, giro investasi, giro perorangan, dan lainnya.

"Kami telah bekerja sama dengan banyak instansi, perguruan tinggi, Nahdlatul Ulama (NU), serta Muhammadiyah," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga siap memberikan pembiayaan untuk rumah sakit. Baik pembangunan gedung, serta pengadaan alat kesehatan.

"Mudah-mudahan ke depan, bekerjasama dengan pemerintah provinsi, Bank Mega Syariah bisa meningkatkan pelayanan," katanya.

Abdul Hayat didampingi Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulsel, Erna Since Lamba mengapresiasi program yang ditawarkan Bank Mega Syariah

Ia berharap, program tersebut dikawal dengan manajemen yang kuat.

"Semoga Bank Mega Syariah ini lebih banyak menyentuh kalangan menengah ke bawah," ujarnya.

Ia pun menyampaikan gagasannya agar bantuan sosial yang turun ke masyarakat bisa melalui perbankan. Para penerima bantuan tersebut diajarkan juga untuk menabung.

"Program non tunai harus digalakkan, sehingga bisa mencegah adanya kebocoran," katanya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved