Masa Depan Pariwisata RI

Kabar Buruk Buat Menteri Pariwisata Wishnutama, Presiden Jokowi Minta RI Lebih Baik dari Tetangga

Kabar Buruk Buat Menteri Pariwisata Wishnutama, Presiden Jokowi Minta RI Lebih Baik dari Tetangga

Kabar Buruk Buat Menteri Pariwisata Wishnutama, Presiden Jokowi Minta RI Lebih Baik dari Tetangga
Instagram Wishnutama
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama dan Presiden Jokowi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama sedang di zona tidak nyaman.

Meski pencapaian dari pariwisata naik, Presiden Jokowi mengaku belum puas karena Pariwisata Indonesia tertinggal dari negara tetangga di ASEN.

Ini tentu menjadi kabar buruk buat Wishnutama dan jajarannya. 

Serunya ILC, Ali Ngabalin Salahkan NU, MUI Muhammadiyah Bela Yudian soal Agama Musuh Besar Pancasila

Skema Baru Gaji Pensiunan Bukan Dapat Rp 1 M, Pemerintah Malah Pungut Iuran untuk Tabungan Pensiun?

Foto Yudian Cium Tangan Megawati Ketum PDIP Viral Setelah Heboh Agama Musuh Besar Pancasila

Sekaligus ajang introspekti agar Pariwisata Indonesia bisa bersinar lebih terang dibanding Negara tetangga.

Presiden Joko Widodo mengatakan, daya saing pariwisata Indonesia meningkat dari tahun ke tahun.

Tercatat, pada 2015 Indonesia berada di peringkat-50, kemudian naik menjadi peringkat ke-42 pada 2017, dan naik lagi menjadi peringkat ke-40 pada 2019.

Namun, peringkat Indonesia masih kalah dibandingkan negara-negara tetangga di ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Presiden meminta hal tersebut dijadikan catatan untuk perbaikan peringkat Indonesia.

Serunya ILC, Ali Ngabalin Salahkan NU, MUI Muhammadiyah Bela Yudian soal Agama Musuh Besar Pancasila

Skema Baru Gaji Pensiunan Bukan Dapat Rp 1 M, Pemerintah Malah Pungut Iuran untuk Tabungan Pensiun?

Foto Yudian Cium Tangan Megawati Ketum PDIP Viral Setelah Heboh Agama Musuh Besar Pancasila

"Dibandingkan negara tetangga kita, misalnya Singapura berada di peringkat 17, Malaysia 29, dan Thailand 31. Saya kira ini menjadi catatan kita ke depan dalam rangka memperbaiki dari 4 subindeks dan 14 pilar yang menjadi tolok ukur indeks daya saing pariwisata dunia," kata Presiden saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Jokowi menyampaikan, dalam indeks daya saing pariwisata, Indonesia memiliki lima keunggulan dibandingkan negara lain.

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved